<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: &#8220;Sajak Sebatang Lisong&#8221; dan 100 Tahun Kebangkitan Nasional</title>
	<atom:link href="http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/</link>
	<description>menghasut orang-orang terjajah untuk merdeka</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Aug 2009 01:27:12 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: bewox asmaranggawa</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-3278</link>
		<dc:creator><![CDATA[bewox asmaranggawa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 15:19:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-3278</guid>
		<description><![CDATA[saya sangat terkesan atas karyanya ws rendra
semoga akan muncul  ws rendra  ws rendra yg baru.......]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sangat terkesan atas karyanya ws rendra<br />
semoga akan muncul  ws rendra  ws rendra yg baru&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sahabat negara</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-3175</link>
		<dc:creator><![CDATA[Sahabat negara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 04:05:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-3175</guid>
		<description><![CDATA[Terlepas dari bagaimana cara membungkusnya tapi Jiwa yang terkandung dalam setiap baris bait sajak ini merupakan suara berjuta rakyat indonesia.... Mau dibilang puisi, pamplet masa darurat terserahlah. Rakyat butuh orang untuk bersuara... bersuara dengan suara yang lantang... terserah mau kasar atau lembut... karena kenyataannya kelakuan cukong dan birokrat kita ternyata jauh lebih kasar dari kata-kata kita.....
Arwah para pejuang kita dulu menangis dan menjerit melihat darah yang mereka tumpahkan ternyata disia-siakan oleh kita...
Ibu pertiwi kini tlah tertunduk....dalam dan lama.... tidak ada kata lain..
BANGKIT DAN LAWAN!!!


DIO E MORTO]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terlepas dari bagaimana cara membungkusnya tapi Jiwa yang terkandung dalam setiap baris bait sajak ini merupakan suara berjuta rakyat indonesia&#8230;. Mau dibilang puisi, pamplet masa darurat terserahlah. Rakyat butuh orang untuk bersuara&#8230; bersuara dengan suara yang lantang&#8230; terserah mau kasar atau lembut&#8230; karena kenyataannya kelakuan cukong dan birokrat kita ternyata jauh lebih kasar dari kata-kata kita&#8230;..<br />
Arwah para pejuang kita dulu menangis dan menjerit melihat darah yang mereka tumpahkan ternyata disia-siakan oleh kita&#8230;<br />
Ibu pertiwi kini tlah tertunduk&#8230;.dalam dan lama&#8230;. tidak ada kata lain..<br />
BANGKIT DAN LAWAN!!!</p>
<p>DIO E MORTO</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ANNISA</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-2844</link>
		<dc:creator><![CDATA[ANNISA]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 06:27:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-2844</guid>
		<description><![CDATA[THAT&#039;S GREAT...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>THAT&#8217;S GREAT&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: azzam</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-1415</link>
		<dc:creator><![CDATA[azzam]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 19:25:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-1415</guid>
		<description><![CDATA[wahhh mantabh sajak nya ! saya suka]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wahhh mantabh sajak nya ! saya suka</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Robert Manurung</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-1401</link>
		<dc:creator><![CDATA[Robert Manurung]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 14:56:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-1401</guid>
		<description><![CDATA[@ sawali tuhusetya

Dengan menyebutkan bahwa sajak ini adalah kemunduran bagi Rendra sebagai penyair, aku justru memuji keberaniannya melakukan itu, supaya bisa lebih lugas menyuarakan keadaan yang sebenarnya. Dalam hal inilah aku merasa kecewa selama puluhan tahun pada Gunawan Mohammad. karena baik puisi maupun catatan pinggirnya terlalu asyik berfilsafat dan memamerkan betapa banyaknya buku telah dibacanya.

terima kasih atas respon dan apresiasinya. Bukan apa-apa, kalau seniman yang memberikan komentar, aku selaku seniman pasif kontan merasa mendapat penguatan hehehe....

@ galih

Sorry pren kalau postingan ini membuatmu pusing. Aku hargai tanggapan ini sebagai masukan, supaya lain kali lebih komunikatif, agar bisa dinikmati oleh lebih banyak pembaca dengan beragam latar belakang.

@ zizaw

trims

@ nad

Terima kasih. apresiasinya telah menyalurkan energi positif yang membuatku bergairah untuk menulis lagi, dan lagi.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ sawali tuhusetya</p>
<p>Dengan menyebutkan bahwa sajak ini adalah kemunduran bagi Rendra sebagai penyair, aku justru memuji keberaniannya melakukan itu, supaya bisa lebih lugas menyuarakan keadaan yang sebenarnya. Dalam hal inilah aku merasa kecewa selama puluhan tahun pada Gunawan Mohammad. karena baik puisi maupun catatan pinggirnya terlalu asyik berfilsafat dan memamerkan betapa banyaknya buku telah dibacanya.</p>
<p>terima kasih atas respon dan apresiasinya. Bukan apa-apa, kalau seniman yang memberikan komentar, aku selaku seniman pasif kontan merasa mendapat penguatan hehehe&#8230;.</p>
<p>@ galih</p>
<p>Sorry pren kalau postingan ini membuatmu pusing. Aku hargai tanggapan ini sebagai masukan, supaya lain kali lebih komunikatif, agar bisa dinikmati oleh lebih banyak pembaca dengan beragam latar belakang.</p>
<p>@ zizaw</p>
<p>trims</p>
<p>@ nad</p>
<p>Terima kasih. apresiasinya telah menyalurkan energi positif yang membuatku bergairah untuk menulis lagi, dan lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nad</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-1392</link>
		<dc:creator><![CDATA[nad]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 08:43:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-1392</guid>
		<description><![CDATA[pertama baca sajak ini saya masih sekolah pakai celana pendek! 
memang dahsyat daya gugah bung willy!  tapi begitu juga daya gugah bung robert dalam mengkontemporerkan kembali &#039;pamflet&#039;.  salam.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pertama baca sajak ini saya masih sekolah pakai celana pendek!<br />
memang dahsyat daya gugah bung willy!  tapi begitu juga daya gugah bung robert dalam mengkontemporerkan kembali &#8216;pamflet&#8217;.  salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zizaw</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-1382</link>
		<dc:creator><![CDATA[zizaw]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 02:51:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-1382</guid>
		<description><![CDATA[puisi rendra yang bagus... tumben aku suka, hehe... betul. masih relevan dengan sekarang... banyak rakyat miskin dan beberapa orang kaya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>puisi rendra yang bagus&#8230; tumben aku suka, hehe&#8230; betul. masih relevan dengan sekarang&#8230; banyak rakyat miskin dan beberapa orang kaya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: galih</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-1359</link>
		<dc:creator><![CDATA[galih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 08:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-1359</guid>
		<description><![CDATA[jujur, aku pusing nih bacanya, kebanyakan istilah.
kalau buatku sih, kebangkitan nasional itu kumulai dari diriku dulu :p]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jujur, aku pusing nih bacanya, kebanyakan istilah.<br />
kalau buatku sih, kebangkitan nasional itu kumulai dari diriku dulu :p</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-1356</link>
		<dc:creator><![CDATA[Sawali Tuhusetya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 06:09:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-1356</guid>
		<description><![CDATA[Rendra pernah membacakan sajak itu sekitar tahun &#039;85-an di semarang ketika kharisma si burung merak itu menguasai atmosfer perpuisian indonesia mutakhir hingga akhirnya rezim orba bertindak represif dg melarang rendra membacakan sajak2 protesnya itu. ternyata bener apa kata bung robert, sajak itu masih saja relevan ketika kita sudah memasuki seabad kebangkitan nasional dan satu dekade reformasi. persoalan estetika yang acapkali dilontarkan oleh para kritikus yang dinilai mulai ditinggalkan rendra, saya kira sah2 saja. tapi menurut saya, rendra telah menyuarakan kegelisahan batinnya terhadap kondisi bangsa dan negerinya yang makin abai terhadap persoalan pendidikan sehingga bangsa ini tidak menjadi bangsa yang cerdas. 
Ok, dirgahayu bangsaku, salam merdeka!]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rendra pernah membacakan sajak itu sekitar tahun &#8217;85-an di semarang ketika kharisma si burung merak itu menguasai atmosfer perpuisian indonesia mutakhir hingga akhirnya rezim orba bertindak represif dg melarang rendra membacakan sajak2 protesnya itu. ternyata bener apa kata bung robert, sajak itu masih saja relevan ketika kita sudah memasuki seabad kebangkitan nasional dan satu dekade reformasi. persoalan estetika yang acapkali dilontarkan oleh para kritikus yang dinilai mulai ditinggalkan rendra, saya kira sah2 saja. tapi menurut saya, rendra telah menyuarakan kegelisahan batinnya terhadap kondisi bangsa dan negerinya yang makin abai terhadap persoalan pendidikan sehingga bangsa ini tidak menjadi bangsa yang cerdas.<br />
Ok, dirgahayu bangsaku, salam merdeka!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Robert Manurung</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-1355</link>
		<dc:creator><![CDATA[Robert Manurung]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 02:32:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-1355</guid>
		<description><![CDATA[@ ariss

sorry pren,

Tiba-tiba muncul ide menulis, sambil merasa sayang untuk tidak segera menampilkan sajak yang dahsyat ini.

Menurut aku yang utama adalah sajaknya, sedangkan narasiku cuma semacam bumbu untuk bikin lebih pedas hehehe....

Salam Merdeka]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ ariss</p>
<p>sorry pren,</p>
<p>Tiba-tiba muncul ide menulis, sambil merasa sayang untuk tidak segera menampilkan sajak yang dahsyat ini.</p>
<p>Menurut aku yang utama adalah sajaknya, sedangkan narasiku cuma semacam bumbu untuk bikin lebih pedas hehehe&#8230;.</p>
<p>Salam Merdeka</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ariss_</title>
		<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/20/sajak-sebatang-lisong-100-tahun-kebangkitan-nasional/#comment-1353</link>
		<dc:creator><![CDATA[ariss_]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 02:24:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=159#comment-1353</guid>
		<description><![CDATA[[tersenyum kecut!]

*pulang*]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[tersenyum kecut!]</p>
<p>*pulang*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
