KALAU para mahasiswa kita melihat kartun ini, boleh jadi mereka akan tertawa dan menangis. Dari segi jumlah, mereka unggul berkali-kali lipat daripada tim pemerintah, tapi toh kalah juga dalam perlombaan “tarik tambang” dengan pertaruhan harga BBM. Inilah kelebihan kartunis dibanding wartawan, “reportasenya” bisa membuat kita tersenyum, meringis dan merenung.
Gambar kartun yang bagus ini aku comot dari blog Kartun Medan . Koleksi blog yang dirilis sejak Mei 2007 ini lumayan banyak, dan hampir semuanya sebagus gambar di atas. Berikut ini adalah salah satu koleksinya yang lain, sangat menggelitik, dan sekaligus lebih menohok kesadaran.

Link :
http://kartunmedan.wordpress.com/2008/05/29/bbm-melambung-tinggi/
http://kartunmedan.wordpress.com/2008/03/05/ini-indonesia-bung/
=================================================================
ayomerdeka.wordpress.com
Kaitkata: fenomena sosial, humor, ini indonesia bung, kartun, kartun medan, kenaikan bbm, kritik

1 Juni, 2008 pada 11:28 am
saya sangat suka dengan gambar2 kartun yang cerdas. mampu mengkritik tanpa harus menyakiti. agaknya benar kalau ada yang bilang, satu gambar bisa lebih bermakna ketimbang seribu kata. menyuguhkan gambar kartun agaknya tak hanya butuh sentuhan estetika, tapi juga butuh kepiawaian dalam menafsirkan berbagai peristiwa dan fenomena sosial yang tengah berlangsung. bagi saya, kartun tak hanya dinikmati keindahannya, tapi juga kandungan pesan2 nilai kebenaran, kejujuran, dan keadilan yang terpancar dari balik kartun itu. salam merdeka!
1 Juni, 2008 pada 8:35 pm
PERTAMAX…di sini dah ikutan naek belon yah….
Mencermati si Kucing,
Ngebayangin apa dia yah…..???.
Oh…rupanya ada Sayap terbang diatasnya, cuman kok bodinya Drum yah…
Ahhhg….Kucingpun hanya bisa MENELAN, MENELAN dan MENELAN LUDAH…
Sampek akhirnya tenggorokannya Kering….
Mengharap Sayap BBM gak turun-turun…
2 Juni, 2008 pada 12:01 am
KEPADA YTH:
DETASEMEN 88
Telah ada indikasi kelompok teroris Yaitu Bernama
FPI atau disebut dengan FRONT PEMBELA ISLAM
Mohon segera diproses menurut hukum.
2 Juni, 2008 pada 12:26 am
bung, aku tak tertawa, tak juga menangis, tapi mabuk. hehe. yah, kartun, tak bawel tapi banyak bicara. tak rumit, tapi banyak bercerita. intelektual serupa kucing itu, melihat tapi….! sudahlah, nanti makin panjang cerita.
2 Juni, 2008 pada 8:57 am
Wah, hebat nih gambar kartunnya.
2 Juni, 2008 pada 9:34 am
wah indonesia begitu menyedihkan..
2 Juni, 2008 pada 11:00 am
gambar serupa cermin
darinya kita bisa melihat bagaiman wajah kita sesungguhnya
2 Juni, 2008 pada 2:37 pm
wedewwwwwwww,,, ^_^
2 Juni, 2008 pada 4:05 pm
wah , yang buat orang medan ya pak ?
2 Juni, 2008 pada 11:37 pm
Memang hebat. Kartunis itu banyak yang cerdas. Kekita berkreasi, entry behavior bermain dalam relasi realita yang dikembangkan secara cerdas pada gambar yang jangkauannya bisa jadi lebih luas dari sebuah buku. Salut buatkartunis (yang cerdas).
3 Juni, 2008 pada 3:04 pm
untuk pak tuntung…no comment! he is the best in Medan.
7 Juli, 2008 pada 12:32 pm
Memang memprihatinkan, tapi harus tetap semangat untuk semangat
15 September, 2008 pada 2:50 pm
J9n PuTs As@,t2p sm9t p0siTIv3 ThiN9kiN9,,,
15 September, 2008 pada 3:02 pm
M9 dbulan yg penuh berkah ini Indonesia menjadi semakin maju,,,menjadi negara yang lebih baik,,,dan pemimpin bangsa dapat mepertang9ung jawabkan janjinya,,,jangan membuat rakyat kecewa,,,
18 September, 2008 pada 4:54 pm
indonesia masih jauh dari kemerdekaan yang sebenarnya, ayo berjuang agar bangsa ini bisa benar-benar merdeka. merdeka dari kemiskinan, penindasan, korupsi dll
25 September, 2008 pada 10:41 am
smuanya tergantung kepada kita semuanya….
maka jangan menyalahkan orang lain karena semuanyw adalah milik kita bersama….
2 November, 2008 pada 3:05 am
good job!
20 November, 2008 pada 11:55 am
dasar gebleg
7 Januari, 2009 pada 5:28 am
Wah Jadi Bingng apa yang di bahas ya …?