Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin meminta agar seluruh sekolah negeri dan swasta mulai tingkat SD hingga SMU di provinsi itu mewajibkan siswa didiknya menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap hari, sebelum memulai pelajaran, dan Padamu Negeri saat akan keluar dari kelas.
“Tujuannya untuk membangkitkan rasa kebangsaan pada anak sekolah yang diyakini akan berlanjut hingga akhir hayat. Rasa kebangsaan yang tinggi akan membuat Indonesia terhindar dari kericuhan yang merugikan,” katanya pada perintatan HUT Sekolah Al Azhar, Medan, Senin.
Dia menyebutkan, harus diakui semangat nasionalisme/kebangsaan di kalangan siswa dewasa ini mulai luntur sehingga harus dibangkitkan kembali.
“Keberhasilan seseorang dimulai dari rasa cinta dan hormat terhadap orangtua, guru dan bangsa ditambah disiplin, kerja keras dan keinginan kuat untuk maju dan berubah,” katanya.
Gubernur mencontohkan dirinya yang hormat kepada orang tua, guru dan orang yang lebih tua serta mau bekerja keras sejak kecil, termasuk menjual kue.
“Akhirnya, saya bisa menjadi Bupati Langkat, Gubernur Sumut, dan menjadi termasuk salah satu orang terkaya di Sumut,” katanya.
sumber : Waspada online
————————————————————————————
Tag: cinta indonesia, gubernur sumut, lagu kebangsaan Indonesia Raya, muslim nasionalis, nasionalisme, padamu negeri, pendidikan kebangsaan, sekolah al azhar medan, sekolah islam
17 Juli, 2008 pukul 8:52 pm
Bangsa Indonesia (pemerintah) memang gigih untuk membentuk masyarakatnya menjadi masyarakat seutuhnya: bertaqwa, bermoral dan berkarya, dll. Kalau kita simak apa yang terkandung dalam lagu kebangsaan, lagu nasional, lagu mars, dll. yang kita miliki, bangsa kita sudah seharusnya lebih maju dari bangsa lain, karena pribadi bangsa kita adalah pribadi yang maju, yang berjanji berbakti dan mengabdikan jiwa raganya bagi negeri, yang berjanji mendarmabhaktikan satryanya, yang berseru membangun jiwa dan badannya untuk Indonesia Raya.
Akan tetapi entah kenapa, seakan ada kekuatan yang mahadashyat merintangi, sehingga maksud dan tujuan yang mulia itu seakan tidak terjangkau, bagaikan ‘manangkup lali nahabang’, bila ditangkap dengan turbung tidak mungkin, ditangkap dengan jaring pake pesawat, terlalu mahal.
19 Juli, 2008 pukul 12:56 am
yah mengenalkan lagu kebangsaan Indonesia Raya saya rasa cukup penting….
soale sekarang banyak yang gak tau lagu2 perjuangan, bahkan di sebuah acara TV… banyak yang gak hafal Pancasila…
gimana coba klo kyk gitu..???