Kasus Ryan dan 9 Tanda Pria Psikopat

PERBUATAN Ryan yang luar biasa sadis–membunuh 11 orang yang berhasil dirayunya ke killing field di Jombang; namun tersamar di balik pembawaannya yang kemayu, pasti menimbulkan rasa ingin tahu bagaimana penjelasan ilmu psikologi tentang itu. Sejumlah psikolog telah diwawancarai oleh media massa. Namun sungguh mengherankan, tidak ada yang melihat ke arah kemungkinan Ryan mengidap skizoprenia atau split personality yang amat parah.

Artikel berikut ini menguraikan 9 ciri utama psikopat. Aku tidak tahu mengapa tulisan ini hanya menyorot kegilaan pada pria. Memang secara sosiologis perkembangan kejiwaan pria dengan wanita banyak perbedaan yang signifikan. Namun melihat 9 ciri yang disodorkan, rasanya artikel yang aku comot dari situs Kompas. com ini berlaku universal untuk pria dan wanita.

* * *

KATA Dr Robert Hare dalam bukunya Without Conscience: the Disturbing World of the Psychopats Among Us, psikopat bergentayangan di sekitar kita. Mereka bisa berada di kantor, tempat olahraga, arena hiburan, bahkan di lingkungan terdekat, seperti tetangga, suami atau pacar sekalipun. Sepintas, gelagat mereka tidak kelihatan seperti orang yang punya kelainan. Pasalnya, secara tampak mata mereka terlihat menarik, pintar dan berlaku seperti orang normal lainnya.

Hare mengungkapkan empat ciri karakter psikopat, yakni antisosial (antisocial), pribadi yang sulit diduga (borderlne), pandai bersandiwara (histrionic) dan luar biasa egois (narcisstic).

Seseorang yang antisosial biasanya cuek pada norma-norma sosial, tak peduli pada aturan, dan pemberontak. Kepribadiannya yang sulit ditebak, bisa terlihat dari ketidakstabilannya dalam hubungan interpersonal, citra diri, serta selalu bertindak menuruti kata hati. Tanpa peduli perbuatannya itu salah atau benar, mengganggu orang atau tidak.

Orang seperti ini cenderung impulsif (melakukan sesuatu tanpa pikir panjang), dan berpikiran negatif. Ia juga memiliki sifat pendendam. Sedikit saja Anda melakukan kesalahan, seumur hidup diingat dan suatu saat akan diungkit lagi. Sedangkan pribadi histrionic, emosinya tak terkendali alias meledak-ledak, dan selalu ingin menarik perhatian.

Ada lagi kepribadian narcisstic, yang ditunjukkan dengan sikapnya yang selalu ingin dikagumi, serta minimnya empati. Ia selalu berusaha membuat hanya dirinya satu-satunya lelaki dalam hidup Anda. Hanya dialah yang boleh Anda puja.

Sedangkan indikasi lain orang psycho adalah manipulatif, egosentris, pembohong, mudah frustasi, dan gaya hidup parasit. Nah, seabrek sifat buruk ini mengerucut pada satu karakter tunggal: hipokrit alias munafik.

* * *

DALAM buku The Mask of Sanity, Dr. Hervey Cleckley menggambarkan psikopat sebagai pribadi yang likeable, charming, intelek, perhatian, impresif, punya pede tinggi, dan pintar merayu (karena itu mereka mudah “menipu” perempuan). Umumnya, mereka juga cerdas secara akademik.

Tapi, di balik itu semua, mereka membawa sifat negatif, seperti tidak bertanggung jawab, serta merusak diri sendiri dan orang lain. Ia kerap mengatakan ingin bunuh diri bila Anda memutuskan hubungan? Hm, hati-hati saja karena ia bisa melakukannya.

Para psikopat umumnya tidak pernah merasa menyesal, meski telah menyakiti orang lain. Bila belangnya ketahuan, wajahnya akan tetap seperti tak berdosa. Apa penyebabnya? Belum jelas. Hare menduga, psikopat terjadi akibat kelainan fungsi otak. Karena itu, si penderitanya tidak dapat memisahkan stimulus yang bersifat rasional dari yang emosional. Stimulus-stimulus ini diolah sekaligus oleh otak kiri dan kanan.

Namun, temuan lain menyebutkan, pengidap kelainan ini akibat dari latar belakang masa kecilnya yang “bermasalah”, yang berakibat perkembangan emosinya kurang optimal. Menginjak dewasa, anak-anak ini tumbuh menjadi orang-orang yang tak bisa berempati dan tak memiliki kata hati.


* * *

LANTARAN belum dipastikan penyebabnya, Hare berpendapat, psikopat belum bisa dipastikan dapat disembuhkan atau tidak. Namun, pendapat lain yang menduga kelaianan itu berawal karena salah asuh mengatakan, psikopat bisa dicegah. Asal, indikasi kelainannya terdeteksi sedini mungkin. Inilah tanda-tanda pria psikopat.

- Rajin Memonitor. Setiap jam ia selalu menelepon untuk mencari tahu secara detil apa yang Anda lakukan saat itu, bersama siapa, dan sebagainya. Bila teleponnya tidak dijawab, ia akan meneror Anda hingga diangkat.

- Berbohong Tentang Masa Lalu. Ketika membicarakan mantan-mantannya, ia selalu memposisikan diri sebagai obyek penderita. Ia akan membual tentang mantan-mantannya yang bermasalah, dan bagaimana ia disakiti oleh mereka.

- Membajak Keluarga dan Teman. Tanpa meminta izin dan tidak melibatkan Anda, ia sering mengajak sahabat Anda nonton, menelepon teman-teman dan ibu Anda berjam-jam. Kelihatannya ia ingin mencari tahu tentang Anda, tapi Anda tidak pernah tahu motivasi dia sesungguhnya.

- Berdebat di Muka Umum. Ia tidak bisa memilih-milih tempat untuk bertengkar, bahkan ia kerap mengkritisi Anda di depan keluarga dan teman-teman.

- Sikapnya Susah Ditebak. Ia bisa tiba-tiba marah dan berteriak pada Anda tanpa alasan. Sedetik kemudian berlaku supermanis.

- Rajin Bohong. Ia biasa berbohong tentang apa saja, besar atau kecil, dan terkadang tanpa alasan.

- Menginterogasi Anda. Di matanya, Anda tidak pernah benar. Ia selalu ingin tahu mengapa Anda terlambat 10 menit. Ia akan menginterogasi Anda semalaman untuk memuaskan keingintahuannya.

- Memata-Matai. Awalnya ia akan melakukan invasi terhadap privasi Anda, kemudian ia akan mengecek email, telepon, bahkan berkunjung diam-diam ke kantor dan rumah untuk mencari tahu apakah ada lelaki lain dalam hidup Anda.

- Cemburu Berlebihan. Ia tidak tahan melihat Anda dekat dengan lelaki lain, meski itu teman Anda sendiri.

sumber : Kompas.com

About these ads

Tag: , , , , , , , ,

32 Tanggapan to “Kasus Ryan dan 9 Tanda Pria Psikopat”

  1. imanpotter Says:

    mmm

  2. erwinbaja Says:

    Waduh, ngeri juga ya Lae membayangkan orang2 seperti ini sebenarnya berada di sekitar kita tanpa kita benar2 bisa mendeteksi. Soalnya orang2 yang psikopat itu biasanya normal senormal2 orang lain, ada kalanya bisa jadi orang-orang yang kelihatannya ‘terhormat’ di masyarakat. Coba aja diteliti kisah2 tentang psikopat seperti Jack the Ripper, Jeffrey Dahmer, dsb…mereka kelihatannya normal dalam kehidupan sehari-hari.

    Tulisan bagus Lae…Thanks dan salam,

  3. Menggugat Mualaf Says:

    bang, saya sadari tidak akan ada ilmu yang bisa mengurai manusia secara menyeluruh. teman saya yang doktor dibidang biologi, malah bilang gini, – saya aneh dengan ilmu psikologi itu. psikologi itu seperti mengeksakkan manusia. saya salut bagi yang bisa mempelajari psikologi tanpa dia sendiri “sakit” didalamnya.
    hehehe.. gitu katanya bang. :D

    bagi saya pribadi, tinjuan psikologi hanya tuk pemetaan saja. saya tidak mendewakan analisa psikologi tsb. karena memang tidak akan pernah bisa mengurai manusia itu secara utuh.

    tadi, saya dari sebuah blog yang menceritakan bagaimana ryan dan novel di pertemukan di polda metro jaya. mereka saling melepas rindu dan bercumbu bibir. setelah timbul kenyamanan bertemu novel sang kekasih, malah banyak yang bisa diungkap dari ryan. termasuk kejahatan2nya.

    sederhananya ryan itu butuh pengakuan. butuh kasih sayang. tentu kasih sayang diluar keterjangkauan kita yang normal. tapi tetap sama substansinya, sebagaimana kita yang normal membutuhkan kasih sayang.

    selama itu tidak didapatkannya, hatinya tidak akan tenang. selebihnya saya lihat, itu terpicu oleh masalah sosial ekonomi biasa.

  4. suhadinet Says:

    wah, begitu ciri-cirinya ya..
    dan mereka berkeliaran di sekitar kita.?

  5. Dhy Says:

    Ya!.. Ada benarnya.sejenak tinggalkan kasus ryan.Bagaimana halnya dengan koruptor psikopat-psikopat BLBI,BI,JAKSA” dan masih sanggat banyak yang bebas bergentayangan.mereka bisa jadi psikopat jenius plus..plus..kalah level si ryan,mas sumanto,kanibal mutilasi lainnya.dan psikopat jenius tersebut setiap ada kesempatan akan memutilasi uang negara,membunuh-bunuh hak rakyat dan pada ahirnya mungkin akan mengubur hidup-hidup kesejahteraan juga membakar bendera nasionalis mereka…*sorry pak saya habis baca kasus BI&aggota DPR yang lagi hangat-hangat kuku itu..CAPE DEHH!..

  6. ramdani1428 Says:

    ada 9 tanda wanita psiko gak?

  7. onod32 Says:

    “Namun, temuan lain menyebutkan, pengidap kelainan ini akibat dari latar belakang masa kecilnya yang “bermasalah”, yang berakibat perkembangan emosinya kurang optimal. Menginjak dewasa, anak-anak ini tumbuh menjadi orang-orang yang tak bisa berempati dan tak memiliki kata hati. ”

    nah ini ane setuju..emang latar belakangnya si Ryan yg broken home… lihat saja lingkungan sosialnya..

    Ibunya jarang pulang.. gak punya bapak (rindu figur kebapakan makanya jadi homo), tetangganya cuek bebek (gak tau ada 11 mayat di pekarangan sekitarnya)

    Wajar si ryan jadi psikopat…

  8. Martabak Says:

    Apa cuma perasaan yah, tapi saya pikir orang-orang di sekitar saya ini banyak yang punya sifat-sifat begitu.
    Heheheh… ada satu komentar pahit yang umum dilontarkan teman-teman saya dari dalam maupun luar negeri, langsung maupun tidak, masyarakat kita ini adalah masyarakat yang hipokrit akut.

  9. roney22 Says:

    Ngeri juga!! jika melihat berapa banyak individu yang dibantai Ryan, mungkin akibat perbuatannya, menerima hukuman mati yang lagi ngetren, seperti Tibo Cs, Sumiarsih dan Soegeng, serta Amrozi Cs barangkali akan menyusul. tapi bagaimana dengan para pencuri uang rakyat, hukumannya lebih ringan. bahkan dibiarkan kabur ke negeri singa.
    ya, itulah kelebihan negeri kita, negeri yang selamanya tidak akan beranjak dari keadilan…..

  10. syahrizalpulungan Says:

    trims atas infonya nambah penggetahuan nih…

  11. radman Says:

    Saya punya beberapa sifat itu. Berarti saya psikopat yah? Ga pp deh yg penting masih bisa idup.

  12. ibel Says:

    mmhhh…..bingun juga ya, ternyata ada malaikat pencabut nyawa di sekeliling kita, dan kita terlambat untuk mengetahuinya.
    Pasalnya, kalau kita nggak bikin kesel tuh orang, ya tak terjadi apa-apa..
    tapi sekalinya kita bikin kesel, tahu deh sifat aslinya….ayo ngibrit yang kenceng……..

  13. surga Says:

    yah pasti banyak orang seperti itu di indonesia secara jumlah penduduk kita lebih dari 200jt orang

    http://www.stekpivolusi.com

  14. Halim El Bambi Says:

    Saya lebih cenderung psikopat itu diarahkan pada manusia yang punya kejiwaan yang cenderung berlebihan atau tidak normal. Bagi yang normal, maka kita adalah bagian dari psikopat itu sendiri karena ciri-ciri psikopat yang disampaikan jutaan psikolog semuanya ada dalam diri kita masing-masing, cuma kadarnya mungkin masih dibatas normal, tidak berlebihan. Setiap manusia punya rasa emosi, privacy, likeable, charming, intelek, perhatian, impresif, punya pede tinggi, dan pintar merayu (karena itu mereka mudah “menipu” perempuan) dst seperti yang disampaikan Dr. Hervey Cleckley. Namun bagi manusia yang bisa mengendalikan semua sifat dalam dirinya hingga tahaf positif mungkin belum bisa di sebut psikopat. Kecenderungan psikopat hanya berlaku bagi manusia-manusia yang tidak mampu mengelola keperibadian (kejiwaannya) hingga dia lepas kontrol. Kejiwaan yang akut yang tidak bisa dikendalikan ini bisa mengarahkan seseorang ke jurang kehancuran. Sekali lagi, kita punya kecenderungan menjadi seorang psikopat apabila kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan semua aura yang kita anggap negatif itu ke aura positif. Kita tidak pernah suka dituduh sebagai psikopat, tapi kadang-kadang sifat psikopat ada dalam diri kita walau dalam kadar yang masih normal. Dan jangan salah, jiwa-jiwa sakit bukan hanya ada dalam diri manusia biasa tapi juga banyak menghinggapi orang-orang besar (pemimpin) dunia seperti yang saya ulas dalam blog saya ini: http://helb.wordpress.com

    Semoga kita bisa menggontrol jiwa-jiwa psikopat kita yang tidak terlalu parah.

    Salam
    HELB

  15. budimeeong Says:

    wew…wew….hanya Allah yang Maha Mengetahui

  16. wintoro sukirman Says:

    untuk Ryan cirinya kurang satu, yach itu tadi , menjagal orang…..

  17. rahmadisrijanto Says:

    Anjrit,
    takut banget gw jadinya…
    bisa-bisa hidup jadi ngelayani si possesif,
    hmm, repot…
    lam kenal yach,

    http://rahmadisrijanto.wordpress.com

  18. Novi Says:

    baca juga yg ini :

    http://phidut.wordpress.com/2008/08/06/ryan-diberi-kesempatan-bermesraan-dengan-noval/

  19. edo Says:

    Sebaiknya jangan buru-buru menilai Ryan. Sekian tahun yang lalu juga di daerah sana ada pelaku yang tak kalah keji Julukannya Husen Jagal Manusia. Tepatnya di daerah Mojokerto sekitar 30 km dari Jombang. Huse juga seperti Ryan membantai lebih dari 10 orang. Korbannya rata-rata renterir yang ingin menagih hutang padanya. Di samping itu ada x-tokoh penjahat kaliber besar bernama Suwono Blong. Bajingan yang terakhir ini juga tinggal di sana. Hanya saja tingkah laku terakhirnya sempat mendapat simpati masyarakat. Karena turut membangun desa. Tapi modus dari ketiga pembunuh itu herannya mirip dengan pembantaian kyai di daerah Banyuangi. Dan lebih mengherankan lagi peristiwa itu dinilai masyarakat sana lebih bersifat teror. Karena kebetulan waktunya tidak jauh-jauh dari meletusnya G.30.S.PKI. Kadang suatu peristiwa besar itu
    tidak bisa diartikan sebagai akibat psychopat kalau kemudian terbukti berlatar belakang politik. Kita lihat saja nanti.

  20. Ai Says:

    Ryan obsesif kompulsif, selebihnya cuma kebutuhan seksual dan materi. Rupanya kota Jombang tak membuat warganya jadi alim…

  21. sufimuda Says:

    Dari 9 tanda psikopat… sepertinya setiap orang memiliki ciri seperti itu, cuma kadar nya yang beda-beda :-)

  22. Tommy Says:

    saya setuju banget dengan mba, Anis bahwa ilmu psikologi terbatas dalam melihat kejiwaan manusia secara utuh mengapa karena manusia juga terbatas dalam melakukan penelitian. Menurut saya kasus Ryan perlu dipelajari lebih matang lagi dan hal ini dapat dijadikan pelajaran bagi masyarakat luas. Untuk membimbing manusia seperti Ryan ada beberapa langkah2 yakni; berikan kasih sayang, pulihkan harga dirinya, dimotivasikan untuk mengaktualisasikan diri, berikan pengampunan serta beribadah.

  23. Parlobutala Says:

    Baca juga http://togarsilaban.wordpress.com/2008/08/02/jagal-jombang-ryan-produk-gagal-masyarakat-yang-amburadul/
    untuk sekedar melengkapi.

  24. M.A. nasution Says:

    Tiap manusia pasti punya sipat yang ke 9 tadi, cuma ada yang terlalu berlebihan, kalau gak punya sipat itu, mungkin orang nya sudah kurang sehat atau jangan-jangan udah mati rasa.

  25. Zulfikar Akbar Says:

    Maaf saya ikut nimbung, cuman kalau saya pribadi pada dasarnya melihat, psikopat itu sendiri sebagai bagian dari energi yang dimiliki oleh semua manusia. Itu bukan sebuah masalah pada intinya.

    Kalau merujuk pada buku Arnold Lazarus et.al, Stayin’ Sane in a Crazy World, dikatakan bahwa unconscious mind menjadi pondasi dari kesemua itu. Siapa saja berpeluang menjadi seorang psikopat tergantung bagaimana kita mengsugesti diri, bagaimana kita berbicara dengan ‘diri’. nah, berbicara solusi, saya melihatnya juga sederhana saja, —kembali—tergantung bagaimana kita berbicara dengan diri sendiri, atau kita sendiri akan menjadi bagian PSIKOPAT

  26. derus Says:

    hanya Allah yang tahu tentang semua kasus itu

  27. ALIF RACHMAN S.D Says:

    Assalammuallaikum Wr.Wb Setahu Saya Kasus Ryan Itu Pembunuhan Yang Sangat Mengerikan. Tapi Saya Percaya Bahwa Allah Pasti Akan Membantu Orang-orang Yang Lemah. Dan Allah Juga Akn Membuka Pintu Hatinya Ryan Untuk Bertaubat Dan Tidak Mengulanginya Lagi. AMIN,AMIN,AMIN. Saya Rasa Sekian Atas Tanggapan Saya Dan Saya Mengucapkan Terima Kasih. Wassalammuallaikum Wr.Wb.

  28. an1k03a Says:

    Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!

    http://www.infogue.com

    http://psikologi.infogue.com/kasus_ryan_dan_9_tanda_pria_psikopat

  29. arif setiyawan Says:

    WAH PACA5R TEMEN AK ADA YANG PSYKOPAT NI TAKUT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  30. arif setiyawan Says:

    APA PENDERITA PSYKOPAT, PASTI BERBUAT NEKAT & TIDAK PERNAH PIKIR PANJANG LEBAR TENTANG YANG AKAN TERJADI SELANJUTNYA. SALAM KENAL Y

  31. apexboy Says:

    ass……
    bagi sobat2 yang memiliki salah satu tanda2 tersebut jangan takut untuk mengenali kelemahan diri. dekatkan diri mu pada Allah itu adalah obat yang paling mujarab. Maha Besar Allah yang telah menciptakan umatnya dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. semoga dengan kekurang itu kita beribadah kepadaNya. Amin….Amin….Amin Ya Allah Amin.

  32. dwi nur aini Says:

    semoga Allah melapangkan kuburan korban – korban ryan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: