Arsip untuk ‘agama’ Kategori
24 September, 2008
Oleh : Halida Srikandini boru Pohan
APA aja yang biasanya dilakukan penduduk Sipirok, (Kabupaten Tapanuli Selatan. Sumatera Utara), selama ramadhan, setelah berbuka puasa dan tarawih ? “Perang” antarkampung dengan mariam bambu, itu menu utamanya. Kemudian, diniharinya sehabis saur, giliran para remaja yang sedang kasmaran menebar ranjau-ranjau cinta…dekat aek milas (air panas vulkanik), di belakang masjid… (lagi…)
Kaitkata:aek milas, asmara subuh, batak muslim, mariam bambu, ramadhan, ramadhan di sipirok, ramadhan di tapanuli, sipirok, tapanuli selatan
Ditulis dalam agama, komunitas, seni-budaya | 11 Komentar »
22 September, 2008
…PKS ingin menunggangi kebesaran PDIP sebagai jalan pintas untuk menempatkan orangnya di Istana Negara. Menjadi wapres pun sudah bagus, karena akan secara instan memperbesar pengaruh politiknya, tanpa harus kerja keras dan frustrasi membangun konstituen yang akan memakan waktu sampai 50 tahun, dan belum tentu berhasil seperti terbukti pada partai-partai yang berafiliasi ke NU dan partai-partai penerus garis politik Masyumi
Oleh : Robert Manurung
SETELAH sepuluh tahun membangun reputasi sebagai partai dakwah yang seakan-akan serba bersih, moralis, dan populis; serta menjadi satu-satunya parpol yang memiliki integritas tinggi; tiba-tiba sekarang PKS (Partai Keadilan Sejahtera) berubah jadi mencla-mencle, plintat-plintut, dan menjilat ludah sendiri.
Fall from the grace atau The prince become a clown ? (lagi…)
Kaitkata:korupsi, muhammadiyah, pluralisme, pks, uud 45, nu, pdip, pancasila, golkar, pemilu 2009, Megawati Soekarno Putri, Tifatiful Sembiring, potik, new commentary, politik islam, masyumi, mega pantun, koalisi pks-pdip, koalisi pdip-golkar, partai islam, merah-putih, partai dakwah, batak karo
Ditulis dalam berpikir merdeka, politik, agama | 63 Komentar »
19 September, 2008
Tampaknya kita perlu belajar dari Pemerintah Malaysia dalam penanganan zakat. Masalah pengelolaan zakat yang dihadapi Malaysia diatasi dengan pendekatan baru. Itu ditandai dengan dioperasikannya Pusat Pungutan Zakat (PPZ) di Kuala Lumpur. PPZ yang didesain konsultan Coopers & Lybrand bukanlah lembaga pemerintahan, tetapi murni perusahaan swasta yang disewa pemerintah. Sebagai perusahaan swasta, kedudukan PPZ independen, posisinya sejajar dengan Baitul Mal. Dan, PPZ berhasil mendapatkan kepercayaan publik. (lagi…)
Kaitkata:agama, akmil zakat, baziz, islam, keadilan sosial, kompas, pusat pungutan zakat malaysia, sistem pengelolaan zakat, tragedi pasuruan, tragedi zakat, zakat, zakat secara global
Ditulis dalam agama, korupsi, sosial | 1 Komentar »
18 September, 2008
Mengingat RUU itu bukan tentang kebijakan politik biasa, tetapi menyangkut kehidupan dan cara kerja sehari-hari masyarakat. Tak bisa sebagian masyarakat menentukan bagaimana semua harus membawa diri. Semua berhak menyatakan pendapat. Semua wajib didengar dulu sebelum akhirnya diambil keputusan.
Oleh : FRANZ MAGNIS SUSENO SJ
PADA tahun 2006 sebuah Panitia Khusus DPR menyiapkan teks RUU Antipornografi dan Antipornoaksi. RUU itu menimbulkan kontroversi di masyarakat, akhirnya menghilang dari peredaran.
Kini kita dikagetkan bukan hanya oleh sebuah RUU Antipornografi baru, tetapi oleh berita bahwa RUU itu, dengan memanfaatkan bulan Ramadhan, mau cepat-cepat disahkan dengan menghindar dari debat publik. Bak maling memanfaatkan terang remang-remang. Apa mereka tidak tahu malu ? (lagi…)
Kaitkata:agama, artikel, demokrasi, franz magnis suseno sj, kompas, moralitas, opini, pluralisme, pornoaksi, pornografi, uu antipornografi
Ditulis dalam agama, berpikir merdeka, politik | 10 Komentar »
18 September, 2008
Di sisi lain, ada kecenderungan belakangan ini, para “pemburu zakat” mendatangi semua acara pembagian zakat, bahkan sampai ke kabupaten lain. Dan para gelandangan di perkotaan, kini fokus “memburu” zakat selama bulan Ramadhan, karena hasilnya lebih pasti dan lebih besar.
KENAPA pembagian zakat yang seharusnya menyenangkan dan bernuansa religius bisa menjadi ricuh dan berakhir tragis ? Adakah pengaturan yang lebih baik demi menghindarkan jatuhnya korban yang sia-sia seperti di Pasuruan ? (lagi…)
Kaitkata:agama, catatan tragedi zakat, islam, sosial, tragedi pasuruan, tragedi zakat, zakat
Ditulis dalam agama, fenomena, sosial | 3 Komentar »
16 September, 2008

INILAH close-up wajah kemiskinan kita, dalam sosok perempuan-perempuan yang dimarjinalkan berkali-kali; atas nama Tuhan, atas nama patriarki dan atas nama ideologi. Tragisnya, sesama mereka pun masih harus “berkelahi” untuk memperebutkan sedekah, yang tak jarang berakhir memilukan dan tragis seperti “tragedi zakat” di Pasuruan, Jawa Timur, kemarin. (lagi…)
Kaitkata:agama, foto-foto "tragedi zakat" di pasuruan, islam, kemiskinan, tragedi ramadhan, zakat
Ditulis dalam agama, fenomena, foto bicara, sosial | 117 Komentar »
16 September, 2008

"tragedi zakat" di Pasuruan/Kompas.com
Oleh : Robert Manurung
APA sih arti uang Rp 20.000 buat Anda ? Bagi 5.000 perempuan yang berebut zakat di sebuah mushala di Pasuruan, Jawa Timur, Senin kemarin (15/9), uang segitu itu “layak ditukar” dengan nyawa. Alhasil, 21 orang tewas lantaran terinjak-injak. (lagi…)
Kaitkata:agama, islam, jawa timur, kemiskinan, kompas, menteri agama maftuh basyuni, mushala al-roudhotul jannah, pasuruan, tragedi pemburu zakat di pasuruan, tragedi sosial, zakat
Ditulis dalam agama, sosial | 19 Komentar »
3 September, 2008
Tulisan ini aku dedikasikan kepada semua media massa yang begitu bersemangat memberitakan bahwa Ryan telah bertobat, berkat bimbingan tokoh Front Pembela Islam (FPI). Alangkah mulianya hati kalian, mau bersusah-payah mengubah citra seorang pembunuh yang luar biasa kejam, menjadi sekadar hamba Tuhan yang bertobat. (lagi…)
Kaitkata:empati, fpi, heri santoso, jagal dari jombang, kasus ryan, korban mutilasi, kriminal, pembunuhan berantai, pertobatan ryan
Ditulis dalam agama, sosial | 27 Komentar »
2 September, 2008
TULISAN ringan dan segar ini akan membawa kita ke dalam pengalaman pribadi penulisnya, Srikandini : menjalankan ibadah puasa di kampung halamannya di Sipirok, Tapanuli Selatan. Seperti apa gerangan tradisi marpangir di batang aek ? (lagi…)
Kaitkata:al quran, batak islam, batak muslin, gordang sambilan, islam, mandailing, marpangir di batang aek, orang batak berpuasa, sipirok, tapanuli bagian selatan
Ditulis dalam agama, komunitas, seni-budaya | 11 Komentar »
1 September, 2008
Tapi, apakah benar Wali Kota Jakarta Timur H.Murdhani yang meninggalkan komentar di blog ini ? (lagi…)
Kaitkata:blog, blogger, demokrasi, insiden pinang ranti, internet, komunikasi, kristen, pancasila, stt setia, walikota jakarta timur h.murdhani
Ditulis dalam agama, nasionalisme, politik | 7 Komentar »
27 Agustus, 2008

Pendek kata, biar pun UUD 45 menjamin hak warga negara untuk menjadi calon presiden, namun setiap anak Batak yang beragama Kristen harus menghapus cita-cita itu sejak kecil. Sepintar apapun mereka, jangan pernah mimpi sekadar mencalonkan diri jadi presiden di negara berdasarkan Pancasila ini.
Oleh : Robert Manurung
DIJAMIN tidak banyak orang Indonesia yang tahu atau menyadari, bahwa negara kepulauan ini pernah dipimpin oleh orang Batak. Amir Sjarifuddin Harahap, namanya, beragama Kristen; menjadi Perdana Menteri Indonesia pada periode singkat tahun 1947-1948. (lagi…)
Kaitkata:adam malik, amir sjarifuddin harahap, batak kristen jadi presiden, bhinneka tunggal ika, demokrasi, diskriminasi sosial-politik, Indonesia, kartun, kartun batak, opini, pancasila, pemilihan presiden, politik, sosial, uud 45
Ditulis dalam agama, berpikir merdeka, kartun/karikatur, politik | 48 Komentar »
22 Agustus, 2008
The singer but not the song, itulah inti tulisan ini, yang memaparkan mosaik-mosaik pemikiran intelektual Islam moderat Ameer Ali. Mudah-mudahan bermanfaat, terutama buat kalangan non-muslim yang terlanjur melihat Islam dari sample yang salah.
Salam Merdeka
RM
————————————-
“Tidak ada fobia Islam, yang ada fobia Muslim, melihat tingkah laku Muslim yang kerap emosional dan terlalu sensitif menanggapi masalah apa pun akibat pikiran yang tertutup.”
Pernyataan ini dilontarkan intelektual Islam moderat, Ameer Ali, yang ditemui di sela International Conference of Islamic Scholars atau ICIS, 29 Juli-1 Agustus 2008 di Jakarta. (lagi…)
Kaitkata:agama, al quran, ameer ali, ekstrimis, fanatisme, international conference of islamic scholars, interpretasi islam sesuai konteks zaman, islam, jihad, kompas, liga muslim dunia, muslim, muslim australia, opini, surah al-haji, the university of western australia
Ditulis dalam agama, berpikir merdeka, pendidikan | 6 Komentar »
PKS Menjilat Ludah Sendiri, Dekati PDIP
22 September, 2008Oleh : Robert Manurung
SETELAH sepuluh tahun membangun reputasi sebagai partai dakwah yang seakan-akan serba bersih, moralis, dan populis; serta menjadi satu-satunya parpol yang memiliki integritas tinggi; tiba-tiba sekarang PKS (Partai Keadilan Sejahtera) berubah jadi mencla-mencle, plintat-plintut, dan menjilat ludah sendiri.
Fall from the grace atau The prince become a clown ? (lagi…)
Kaitkata:korupsi, muhammadiyah, pluralisme, pks, uud 45, nu, pdip, pancasila, golkar, pemilu 2009, Megawati Soekarno Putri, Tifatiful Sembiring, potik, new commentary, politik islam, masyumi, mega pantun, koalisi pks-pdip, koalisi pdip-golkar, partai islam, merah-putih, partai dakwah, batak karo
Ditulis dalam berpikir merdeka, politik, agama | 63 Komentar »