ISTANA UNTUK KAUM MISKIN
Kaki saya sudah berdiri untuk kaum miskin. Tidak mungkin kaki yang sama berdiri untuk dua tempat berbeda. Kalau saya berada di istana kepresidenan, posisi berdiri saya tetap untuk kaum miskin. (lagi…)
ISTANA UNTUK KAUM MISKIN
Kaki saya sudah berdiri untuk kaum miskin. Tidak mungkin kaki yang sama berdiri untuk dua tempat berbeda. Kalau saya berada di istana kepresidenan, posisi berdiri saya tetap untuk kaum miskin. (lagi…)
Kaitkata:amerika latin, budiman sudjatmiko, fernando lugo, interview, kompas, martin bhisu, neo-sosialisme, politic, presiden paraguay, presidennya orang miskin, rikard bagun, south america, teologi pembebasan, uskup fernando lugo, uskup jadi presiden, wawancara
Ditulis dalam merdeka | 11 Komentar »
| lovepassword on WS Rendra Bikin Puisi Sejak… | |
| Syahrul Hanafi Siman… on WS Rendra Bikin Puisi Sejak… | |
| reren on Pesanku Buat Blogger Malaysia… | |
| berlin manurung on Atas Nama Tuhan….. | |
| bewox asmaranggawa on “Sajak Sebatang Lisong… | |
| siuma on Anwar Ibrahim Bebas Berpolitik… | |
| iman brotoseno on Video Bung Karno, Pidato Menge… | |
| fbi18 on Video Bung Karno, Pidato Menge… | |
| lovepassword on Video Bung Karno, Pidato Menge… | |
| Robert Manurung on Video Bung Karno, Pidato Menge… |
Tema: Kubrick. Blog pada WordPress.com.
Entri (RSS) dan Komentar (RSS).