Munarman berpendapat, Presiden SBY pasti sudah tahu NAMRU-2 melakukan kegiatan intelijen. “Tapi dia lagi bingung. Menurut saya sih nggak usah bingung, rakyat pasti mendukung (NAMRU) untuk ditutup.”
Oleh : Robert Manurung
SIANG itu di kantor Mer-C–sebuah LSM bidang kesehatan–di Jl.Kramat Lontar, Jakarta Pusat. Puluhan wartawan sudah berkumpul di sebuah ruangan, untuk mengikuti acara jumpas pers. Mereka akan meliput pernyataan Mer-C dan Munarman, mantan Ketua YLBHI; menggugat keberadaan lembaga riset milik Angkatan Laut AS, Namru 2; yang sudah 40 tahun beroperasi di Indonesia.
Tiba-tiba, saat jumpa pers hendak dimulai, dua orang asing masuk ke ruangan. Salah seorang di antaranya pria bule, seorang lagi pria kulit hitam. Mereka ditemani dua wanita Indonesia. Tanpa basa-basi, salah seorang wanita itu membagikan siaran pers kepada wartawan. (lagi…)

