Akan tetapi, menolak CSR dalam rezim ekonomi global yang kini sudah dikuasai oleh kejayaan korporasi—di mana kekuatan negara sudah dikebiri, dengan sadar atau tidak akan bertemu dengan kepentingan korporasi atau kapitalis itu sendiri, yang sesungguhnya secara alamiah menghindari segala bentuk regulasi dan kewajiban-kewajiban sosial. Seperti kita tahu bersama, mereka meyakini “CSR is bad capitalism” (lagi…)
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘masalah lingkungan’
“Haram” Hukumnya Menerima CSR dari Korporat Perusak Lingkungan dan Pelanggar HAM (3)
25 Agustus, 2008“Haram” Hukumnya Terima CSR dari Korporat Perusak Lingkungan dan Pelanggar HAM (2)
25 Agustus, 2008
Mulyadi (2004), peneliti PSKK-UGM menyebutkan, walaupun sulit mengidentifikasi kapan perusahaan-perusahaan lain, seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC), memulai program CSR. Namun, fakta menunjukkan bahwa perusahaan milik Aburisal Bakrie ini merealisasi program-program tersebut secara lebih intensif pada tahun-tahun setelah diberlakukannya otonomi daerah. Kebijakan yang telah memberi kebebasan yang lebih besar kepada masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya. (lagi…)
“Haram” Hukumnya Terima CSR dari Korporat Perusak Lingkungan dan Pelanggar HAM (1)
25 Agustus, 2008
Di daerah tetangga, Dairi, khususnya di Sopo Komil juga demikian. Kehadiran PT Dairi Prima Minerals (1998 ) yang saat ini memasuki tahap konstruksi perumahan dan infrastruktur juga berdampak lingkungan dan sosial yang kompleks dan problematis.
Kehadiran perusahaan Australia ini menimbulkan keresahan sosial dan potensi konflik horisontal antara dua subetnis Batak di sana, karena saling klaim hak atas tanah. (lagi…)