Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘tapanuli’
19 September, 2008
Sukanto Tanoto adalah orang terkaya Indonesia tahun 2006 versi majalah Forbes. Taipan ini bertanggung jawab atas kehancuran hutan dan pencemaran lingkungan hidup di Tapanuli, Riau dan Sulawesi. Disinyalir, sudah beberapa tahun dia ngumpet di Singapura, namun masih bisa mengendalikan secara efektif puluhan perusahaan raksasa di Indonesia–yang umumnya bermasalah dengan hukum.
Oleh : Robert Manurung
SIAPA saja boleh mengirimkan surat ke Presiden. Itu soal biasa. Tapi, kalau yang berkirim surat adalah pengusaha yang bermasalah dengan hukum, dan apalagi jika surat tersebut masuk lewat jalur pertemanan; maka Presiden bisa dituduh “main mata” dengan pelanggar hukum. Itu sebuah skandal. (lagi…)
Kaitkata:asian agri group, istana negara, komisi pemberantasan korupsi, koran tempo, korupsi, kpk, majalah forbes, penggelapan pajak, penggelapan pajak asian agri group, presiden, presiden sby, presiden susilo bambang yudhoyono, riau, sukanto tanoto, sulawesi, tapanuli
Ditulis dalam berpikir merdeka, korupsi, lingkungan, politik | 7 Komentar »
25 Agustus, 2008
Akan tetapi, menolak CSR dalam rezim ekonomi global yang kini sudah dikuasai oleh kejayaan korporasi—di mana kekuatan negara sudah dikebiri, dengan sadar atau tidak akan bertemu dengan kepentingan korporasi atau kapitalis itu sendiri, yang sesungguhnya secara alamiah menghindari segala bentuk regulasi dan kewajiban-kewajiban sosial. Seperti kita tahu bersama, mereka meyakini “CSR is bad capitalism” (lagi…)
Kaitkata:artikel, csr, environment, evo morales, haram, Indonesia, indorayon, korporat transnasional, ksppm, masalah lingkungan, milton friedman, penjajahan ekonomi, pt toba pulp lestari, sukap terhadap csr, sumatera utara, tapanuli
Ditulis dalam korupsi, lingkungan, sosial | 4 Komentar »
16 April, 2008
BAGI Anda yang pernah menikmati kopi kelas premium di salah satu hotel di Medan, atau dalam penerbangan dengan Singapore Airlines dan Cathay Pacific; mungkin Anda tak pernah menyangka itu kopi buatan PT Sari Makmur, Medan. Diolah dari biji kopi Tapanuli, Opal Coffee mampu mengalahkan produk impor, dan kini menguasai Jakarta dengan pangsa pasar 45 %. (lagi…)
Kaitkata:bon coffee, cathay pacipic, coffee, deli serdang, food industries, humbang hasundutan, jakarta, kopi, kopi medan, kopi sidikalang, medan, opal coffee, sari makmur, singapore ailrlines, starbucks, sumut, tapanuli, zega fredo
Ditulis dalam merdeka | Tinggalkan sebuah Komentar »
9 April, 2008
Beginilah nasib pihak yang kalah dan dipinggirkan. Para pengikut Parmalim, agama masyarakat Batak sebelum Kristen dan Islam datang, kini terpaksa berpura-pura menjadi pemeluk agama Kristen arau Islam. Pasalnya, eksistensi Parmalim tidak diakui oleh para penyelenggara pemerintahan di Sumatera Utara.
Oleh : Jarar Siahaan (lagi…)
Kaitkata:agama asli, batak, diskriminasi agama. kalah hegemoni, islam, kalah, kebebasan beragama, konstitusi, kristen, laguboti, monang naipospos, pahlawan nasional, parmalim, sisingamangaraja xii, sumatera utara, tanobatak, tapanuli, uud
Ditulis dalam merdeka | 19 Komentar »