Merdeka!

Apakah engkau sudah merdeka, kawan?

Kalau sudah, kau boleh berhenti disini, kemudian keluar dari blog ini dan jangan datang lagi.

Blog ini hanya untuk orang-orang yang berani mengakui secara jujur bahwa dirinya belum merdeka. Dan misi tunggal blog ini adalah menghasut serta menyulut perlawanan setiap orang Indonesia yang masih merasa terjajah, supaya punya nyali memberontak, merebut dan memproklamasikan kemerdekaannya sebagai manusia yang memiliki akal budi, bermartabat tinggi dan berkehendak bebas.

Landasan perjuangan kita adalah kemerdekaan negara Republik Indonesia, yang diproklamirkan Soekarno-Hatta pada 17 Agustus 1945. Artinya tujuan perjuangan ini bukanlah untuk membentuk negara baru, melainkan untuk memproklamasikan kemerdekaan individu warga negara, agar terbebas dari aneka bentuk penjajahan baik yang dilakukan negara, sesama warganegara Indonesia atau negara dan warga negara asing.

Bentuk-bentuk penjajahan yang harus kita lawan dalam perjuangan kemerdekaan ini tidak hanya berupa penindasan fisik, tapi justru lebih banyak berwujud penjajahan pikiran dan pembajakan sistem kenegaraan dan kemasyarakatan. Musuh-musuh kita bisa saja bersembunyi di balik sistem yang sah menurut hukum, menyamar dalam sosok yang terlihat mulia, bersih dan suci; bahkan boleh jadi mereka sudah menyusup ke rumah kita, ke dalam pikiran kita dan bahkan ke dasar nurani kita yang paling dalam.

Sekali lagi kuingatkan, wujud penjajah yang harus kita lawan dalam perjuangan kemerdekaan ini tidaklah gampang untuk kita tandai. Memang nggak ada perkara gampang disini. Kau harus selalu siaga dan jeli untuk memilah-milah satu per satu, kira-kira mana yang penjajah dan yang mana sesama orang-orang terjajah. Kalau ini kau anggap terlalu pelik dan memusingkan, terlalu abstrak mungkin, ya sudah silakan stop disini, keluar dan kembalilah ke duniamu yang terjajah untuk selamanya.

Aku tidak bermaksud kasar. Justru sebaliknya, dengan cara blak-blakan begini kita membebaskan diri dari hal-hal yang sifatnya semu atau terpaksa. Pesan yang lugas dan mudah dimengerti 1000 kali lebih baik dibanding komunikasi sarat basa basi, yang memang terkesan sopan, namun malah membingungkan dan bisa menimbulkan salah paham. Nah kebetulan inilah front pertama kita : melucuti, membersihkan dan memerdekakan bahasa kita dari belenggu basa-basi dan muatan kebohongan yang membuatnya tak berdaya untuk menyatakan kebenaran secara lugas.

Sampai disini aku rasa gambaran misi blog ini sudah tersibak seluruhnya. Bukan tidak mau menguraikannnya satu per satu, tapi bersabarlah sedikit, toh nanti pasti akan jelas juga.

Oh ya, aku perkenalkan diri disini saja. Namaku Robert Manurung, tempat tinggal di Jakarta, swasta bidang periklanan, sebelumnya pernah bekerja sebagai wartawan di empat surat kabar harian. Paling lama di harian Merdeka (6 tahun) dan sebentar sebagai kontributor di harian Kompas.

Salam kenal

Merdeka!

Tag: , , , , ,

17 Tanggapan to “Merdeka!”

  1. sawali tuhusetya Says:

    Waha, aku juga baru bisa meneriakkan pekik setengah merdeka, Bung Robert!

  2. Robert Manurung Says:

    @ sawali tuhusetya

    Terima kasih pak guru. Anda pemberi komen pertama di blog ini.

    Teriak setengah merdeka pada saat masih pakai seragam, itu patut dihargai. Bisa dimaklumi, tidak gampang untuk berteriak sepenuh suara lantaran seragam itu, biarpun kita tahu banyak guru yang sangat mendambakan depolitisasi PGRI.

    Sabar pak, nanti pas cuti teriaklah sekeras-kerasnya : Merdeka!

  3. Kairo, Ngln Says:

    Met sore lae Manroe,
    Membaca ‘merdeka’, jadi ingat penggalan lagu Slank.
    “Aku orang bebas,
    Yang terbang melayang seperti angin,
    Aku ini orang bebas,
    Dan tak akan bisa dikuasai..”

    Salam merdeka!

  4. Robert Manurung Says:

    @ Lae Kairo Ngln

    Met sore juga lae kandung.

    Aku selalu suka Slank, terutama karena mereka punya nyali, energi dan konsistensi menyusuri jalan kebebasan yang artinya kerja keras, proses panjang dan banyak pengorbanan. Musik mereka pun kental dengan spirit kebebasan, seperti terbaca pada lirik yang lae kutipkan.

    Ada penyanyi veteran yang semangat kemerdekaan pada musiknya lebih berderap, yaitu Leo Kristi. Sayang aku tidak pernah lagi mendengar kabar mengenai pemusik musafir ini. Apa lae punya informasi?

    Terima kasih lae.

    Salam Merdeka!

  5. bedh Says:

    yah kita liat saja nanti, apa benar ini saluran kemerdekaan atau hanya janji2 manis jurkam kampanye.
    huhuhuhuhu

    salam kenal mas.
    saya ingin sekali merdeka.

  6. Robert Manurung Says:

    @ bedh

    Ingatkan aku kawan kalau nanti melupakan misiku sendiri. Nobody perpect. Tapi niat sih ingin sepenuhnya berdedikasi pada misi yang aku tentukan sendiri untuk kukampanyekan lewat blog ini.

    terima kasih atas kunjungan dan komentarmu kawan.

    Merdeka!

    *Merdeka adalah kata kerja*

  7. daeng limpo Says:

    Merdeka atau Mati …..Mati atau terbelenggu…..terbelenggu atau bebas……bebas atau Merdeka……Merdeka atau Merdeka

  8. Yari NK Says:

    Merdeka!!!!!!!!!

    Btw, salam kenal juga ya dan terims sudah mampir di blogku!🙂

  9. Robert Manurung Says:

    @ daeng limpo

    Merdeka dan Merdeka dong…

  10. Robert Manurung Says:

    @ Yari NK

    Terima kasih.

  11. Arif Budiman Says:

    MERDEKA, kata yang sudah jarang saya dengar…
    Ada sih cita-cita untuk memerdekakan diri, dari semua belenggu (yang jelas bukan Belenggu Agama dan Etika, soalnya itu benar-benar tidak boleh dimerdekakan penuh😛 ) Namun, tidak tahu, kok rasanya sulit….
    Salam kenal juga dari saya. Terima kasih sudah mampir…

  12. Robert Manurung Says:

    @ Arif Budiman

    Terima kasih telah melakukan kunjungan balasan. Mudah-mudahan silaturahmi kita di dunia maya ini membawa manfaat.

    salam Merdeka!

  13. borsalino Says:

    sebetulnya, merdeka dan terjajah, hanya dipisahkan oleh satu tirai nan tipis !

  14. pratanti Says:

    Salam kenal bang, terima kasih sudah mampir🙂

  15. Ratna Says:

    Mau nulis komen disini saja pikiran saya masih mpot-mpotan… Quota Speedy tinggal sedikit. Senang bisa singgah di blog merdeka. Mudah2an suatu saat saya bisa nginternet dengan merdeka tanpa takut tagihan akhir bulan… Salam!

  16. Robert Manurung Says:

    @pratanti

    Terima kasih. Aku harap interaksi kita di dunia maya ini membawa manfaat bagi kita semua.

    Salam Merdeka

  17. Robert Manurung Says:

    @ Ratna

    Aku tersenyum-senyum membaca komentar mbak Ratna ini. Rendah hati dan halus…sentilannya. Terima kasih ya.

    Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: