Salam Damai, dari Anak-anak yang Kalian Pentung di Monas, Hari Minggu Kemarin

Aku tulis pamplet ini
karena kawan dan lawan adalah saudara
Di dalam alam masih ada cahaya.
Matahari yang tenggelam diganti rembulan.
Lalu besok pagi pasti terbit kembali.
Dan di dalam air lumpur kehidupan,
aku melihat bagai terkaca :
ternyata kita, toh, manusia !

( WS Rendra/Aku Tulis Pamflet Ini/1978 )

foto : blog Retorika

Iklan

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

20 Tanggapan to “Salam Damai, dari Anak-anak yang Kalian Pentung di Monas, Hari Minggu Kemarin”

  1. Iman Brotoseno Says:

    * menunduk
    * menangis

  2. hanggadamai Says:

    *sedih akan fenomena ini*

  3. daeng limpo Says:

    Mari menyadarkan mereka, bahwa tidak ada guna amarah membabi buta.

  4. blackenedwing Says:

    Jujur, saya sempat berharap ada korban dengan luka fatal, yang saya harapkan memicu penyerbuan besar-besaran ke markas FPI oleh massa tak dikenal.

    Memang “jahat” berharap seperti itu. Apa boleh buat, soalnya saya sudah muak dengan FPI.

  5. qaryatisyahin Says:

    karena kawan dan lawan adalah saudara

    maka tetaplah

    LOVE FOR ALL HATRED FOR NONE

  6. soldieroffortune Says:

    Turut berduka cita atas runtuhnya keanekaragaman Indonesia. Bukannya dasar negara kita adalah Pancasila yang berBhineka Tunggal Ika. Ada apa dengan mereka itu ? Mungkin mereka tidak pernah mengenyam bangku pendidikan atau mereka sering bolos sekolah.

  7. PDT.MARIO KANTER S.TH. Says:

    PEMERINTAH HARUS MENGAMBIL TINDAKAN TEGAS UNTUK MEMBUBARKAN FPI,DAN MEMENJARAKAN HABIB RIZIQ. MEREKA ADALAH JARINGAN TERORIS YANG TERSELUBUNG, MENGATASNAMAKAN AGAMA UNTUK MENCIPTAKAN KEKACAUAN DI TANAH AIR INDONESIA

  8. aminhers Says:

    Manusia yg tak faham makna manusia

  9. Laporan Says:

    Saya merasa malu, faktor non agama juga mempengaruhi meski secara tidak langsung, yaitu kemiskinan.

  10. Targetnya Islam, kok! « k.a.n.g.t.u.t.u.r Says:

    […] KSMU, JUSTICIA, LS3, ILHAM, dan INSIDE, adalah organisasi yang mengutuk tindakan Front Pembela Islam (FPI). Tentu masih banyak orang maupun organisasi yang “ndongkol” dengan tindakan FPI. […]

  11. intelefone123 Says:

    “The U.S. embassy condemns the violence against peaceful demonstrators … This type of violent behavior has serious repercussions for freedom of religion and association in Indonesia, and raises security concerns,” it said in a statement late on Monday.

    http://in.reuters.com/article/worldNews/idINIndia-33882220080603

  12. munggur Says:

    how could it be? bila tak dibubarkan sekarang, sama saja menyimpan bom waktu… *sigh*

  13. t4rum4 Says:

    Ya allah. Berikanlah kami sesuatu yg terbaik. Amin -_-

  14. Sebuah debat sengit mengenai “izin berzina” « Pacaran Islami Says:

    […] Salam Damai, dari Anak-anak yang Kalian Pentung di Monas, Hari Minggu Kemarin Aku tulis pamplet ini karena kawan dan lawan adalah saudara Di dalam alam masih ada cahaya. Matahari yang tenggelam […] […]

  15. almumpe Says:

    Kita Umat islam bangsa Indonesia semua salah, kok maunya di adu domba. makanya jalankan perintah Allah dan Rasul-Nya secara kafah. jangan seenak pikiran dewe merasa sudah benar. Buka Al’Quran dan Sunah Rasul untuk menyelesaikan masalah. Bukan pendapat si A, B atau C, walaupun ulama sekalipun. Pelajari bagaimana nabi membangun medinah bukan paramadina. bagaimana nabi hijrah, bukah hijrah ke ibukota untuk merais rezeki, bagaimana nabi membiayai negara, bukan dengan kebanggaan banyak utang, bagaimana nabi menjalankan hukum Al’Quran. Bukan seperti maling ayam di hukum sedangkan korupsi dianggap budaya. nggak percaya korupsi dianggap budaya. Lihat saja diri kita sendiri, mau berurusan dengan birokrat pasti ngeluarkan uang. dsb, dsb dan dsb. Jadi untuk melihat bangsa ini bangkit, ya mau tidak mau ya jalankan perintah Allah dan Rasul-Nya bagi UMAT ISLAM. Insya Allah, Allah tidak akan menghukum Indonesia lagi ya selama ini telah kita rasakan bersama. Hidup Umat Islam Bangsa Indonesia.

  16. arifrahmanlubis Says:

    salam damai.

  17. intelefone123 Says:

    The most extremist pseudo-Sunni movement today is Wahhabism (also known as Salafism). While many may think that Wahhabi terror is a recent phenomenon that has only targeted non-Muslims, it will surprise many to know that the orthodox Sunni Muslims were the first to be slaughtered in waves of Wahhabi massacres in Arabia hundreds of years ago. One only has to read the historical evolution of Saudi Arabia to know the gruesome details of the tragedy – a tragedy in which thousands of Sunni and Shi’ite Muslims perished at the hands of Wahhabi militants.

    READ MORE
    http://intelefone123.wordpress.com/about/

  18. setan Says:

    bubarkan FPI….
    FPI hanya menghancurkan nama bangsa kita….
    FPI tu tak lebih bagaikan T*I >>>>>
    F**K FPI…….

  19. aripp Says:

    MERDEKAKAN DIRI KITA SENDIRI ……. yang tidak terjajah nafsu sahwat kebohongan kemunafikan kesombongan dan kekafiran…………

  20. roron Says:

    mang lu mau apa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: