Bursa Transfer Marak di Ajang Euro 2008

Betul, ngapain juga Ronaldo harus hengkang dari klub juara Eropa dan liga paling top di Eropa ?

Oleh : Robert Manurung

Euro 2008, tidak hanya didominasi oleh persaingan antarnegara untuk jadi juara. Juga, menjadi semacam etalase dan tempat transaksi jual- beli pemain, dan pelatih.

Buat pemain-pemain kelas dua dari Eropa Timur, event ini merupakan kesempatan emas untuk memamerkan kebolehan. Pada saat yang sama, para agen sibuk memasarkan mereka ke klub-klub papan tengah Liga Inggris, Italia, Spanyol, dan Jerman.

Jadi bisa dibayangkan, di luar aktivitas yang berhubungan langsung dengan pertandingan, Euro 2008 adalah ajang bisnis yang sangat sibuk, dan bernilai miliaran euro. Sepakbola memang sudah benar-benar jadi industri di benua itu, dan uniknya bisnis ini, informasi, hubungan dan klik memainkan peran sangat penting.

Seorang wartawan atau pimpinan fans club yang dekat secara pribadi dengan pemain tertentu, bisa saja menjadi peran kunci kepindahan si pemain ke klub lain. Imbalannya tentu menggiurkan. Selain itu, suasana bisnisnya sangat sporty, santai. Transaksi bernilai puluhan juta euro bisa deal sambil minum kopi di kafe, pakai kaos, celana pendek, dan sepatu kets.

Sampai menjelang berakhirnya babak penyisihan grup, baru satu transaksi yang sudah deal, yaitu antara Luis Felipe Scolari dan Chelsea. Pelatih timnas Portugal ini akan menukangi klub milik Abramovich itu mulai musim depan. Buat kedua belah pihak, transaksi ini sangat menguntungkan; namun pada akhirnya prestasi, gaya permainan tim, respon positif suporter dan kepuasan big bos-lah yang akan menentukan nasib Scolari sampai tiga musim mendatang.

* * *

DI KALANGAN pemain, prestasi buruk Prancis dan Italia tampaknya tidak akan berpengaruh negatif terhadap daya jual para pemain bintang seperti Benzema dan Buffon. Untuk nama yang terakhir ini memang belum ada gosipnya, tapi mungkin saja Mancehester United diam-diam sedang mendekatinya. Pasalnya, juara Liga Champion 2007-2008 ini harus segera mencari pengganti Edwin van der Saar.

Sebaliknya, prestasi menawan tim underdog seperti Kroasia pastilah akan membuat para pemainnya jadi incaran klub-klub Inggris, Italia, Spanyol dan Jerman. Kebetulan memang, selama ini para pemain Kroasia dan Eropa Timur lainnya tidak mendapat kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan klub-klub di empat liga elit Eropa itu.

Sementara itu bagi pemain bintang berlabel megastar seperti Cristiano Ronaldo, ajang Piala Eropa ini tampaknya hanya jadi “medium” untuk mendorong klub, supaya menaikkan gaji mereka selepas Euro 2008. Artinya, kalaupun tampil buruk di kejuaraan ini, pemain sekelas Ronaldo tetap akan diincar klub-klub kaya. Apalagi kali ini dia bermain cemerlang, tentu akan makin merangsang klub “petualang” semacam Real Madrid untuk meminangnya. Dan salah satu cara ampuh untuk mengikat pemain hebat seperti CR7, supaya jangan terbang atau digaet klub lain, adalah inisiatif klub menawarkan kenaikan gaji sebelum si pemain minta.

* * *

KARENA itu , sorry buat Real Madrid, tampaknya Ronaldo tidak punya alasan apapun untuk hengkang dari Manchester United. Kehebatan Alex Ferguson menangani pemain-pemain muda dan merangkul pemain superstar tidak mungkin akan dia temukan di Madrid. Fergie tahu kapan harus menggunakan tangan besi–untuk menegakkan disiplin, dan kapan harus pura-pura tidak mendengar gosip mengenai keliaran para pemainnya, dalam bertualang di dunia malam. Itu yang membuat bintang muda macam Ronaldo dan Rooney merasa enjoy, dan respek pada Fergie.

MU adalah sebuah klub kaya dengan tradisi yang mapan; dengan kontinuitas dan konsistensi yang terjaga. Sebaliknya, Real Madrid lebih mirip rombongan sirkus yang selalu gonjang-ganjing. Sebenatar-sebentar gonta-ganti presiden klub, pelatih; dan punya reputasi buruk menghancurkan bintang-bintang muda. Cicinho, Robinho, itu antara lain.

Makanya jangan heran kalau sampai Peter Chech, kiper Ceko yang dalam tiga pekan ini dua kali ditaklukkan Ronaldo, yakin betul CR7 akan bertahan di MU. “I think he will stay with United because, for me, the Premier League is the best in the world and it is difficult to leave it now,” kata kiper Chelsea itu. Betul, ngapain juga Ronaldo harus hengkang dari klub juara Eropa dan liga paling top di Eropa ?

Dan kebalikannyalah yang akan menimpa Madrid, yaitu kehilangan pemain bintangnya. Begitu setuju untuk menukangi Chelsea, pernyataan pertama Scolari adalah ihwal rencananya memboyong Robinho dari Real Madrid. Dan dia punya peluang besar mewujudkannya, karena bintang muda Brasil itu tidak happy di klub juara La Liga itu. Pemain Portugal, Deco, kabarnya juga akan meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Scolari di Chelsea.

==================================================================

http://www.ayomerdeka.wordpress.com

Iklan

Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

20 Tanggapan to “Bursa Transfer Marak di Ajang Euro 2008”

  1. ndelon Says:

    Info bgs mas. Apa scolari sudah pasti?

  2. Robert Manurung Says:

    Sudah pasti, Mas. Dia langsung pindah ke London selesai Euro 2008.

    Peace

  3. rapper Says:

    ngapain CR pindah ke madrid, padahalkan MU tim yang uda bsarin nama dia ..
    lagian juga tawaran madrid lum cukup pantes wat ngeboyong winger yg bkalan jd pemain terbaik dunia ‘n eropa . .
    jan sampe kejadian kaya beckham yg akhirnya karirnya ancur stelah pindah dari MU. .
    Tapi k’lo msalnya dituker sama sergio Ramos ‘n Robinho seh gpp deh plus duit juga ia . .
    Hho . .Hho. .

  4. goldfriend Says:

    KARENA itu , sorry buat Real Madrid, tampaknya Ronaldo tidak punya alasan apapun untuk hengkang dari Manchester United. Kehebatan Alex Ferguson menangani pemain-pemain muda dan merangkul pemain superstar tidak mungkin akan dia temukan di Madrid.

    Tidak demikian dengan Beckham dan Roy Keane. Selalu ada alasan untuk pindah dari sebuah klub. Sulit mencari seorang pemain yang menjadi icon sebuah klub di tengah derasnya arus modal yang jadi alasan mengapa sebuah klub bisa kaya raya.

    Real Madrid punya duit. Ronaldo suka ke Liga Spanyol (khususnya Madrid). Itu kenyataannya, dan kehebatan Alex Ferguson adalah kasus lain. Soal prestasi ? MU baru 3 kali juara Champion sementara Madrid sudah berkali-kali. Alasan bahwa Ronaldo tidak pantas ke Madrid karena Madrid itu gonjang-ganjing, ricuh, dlsb tidak bisa menjadi alasan kenapa seorang pemain mau kesana.

    Dan kenapa saya merasakan aroma kebencian kepada Real Madrid karena seorang pemain MU diincar Real Madrid di tulisan ini ? 😕 Ketika Sheva pindah ke Chelsea, apakah penggemar Milan otomatis membencinya ? 😐

    Sulit mencari seorang pemain yang menjadi identitas klub seperti Maldini di Milan, Raul di Madrid, Totti di Roma, atau del Piero di Juventus. Tetapi mungkin saja Ronaldo jadi icon MU, tetapi kalau dia pindah ke Real Madrid maka itu lebih banyak karena keinginannya dia dan tidak ada hubungannya dengan gonjang-ganjing di Madrid.

    MU adalah sebuah klub kaya dengan tradisi yang mapan; dengan kontinuitas dan konsistensi yang terjaga. Sebaliknya, Real Madrid lebih mirip rombongan sirkus yang selalu gonjang-ganjing. Sebenatar-sebentar gonta-ganti presiden klub, pelatih; dan punya reputasi buruk menghancurkan bintang-bintang muda. Cicinho, Robinho, itu antara lain.

    Apakah saya perlu membandingkan PRESTASI Real Madrid selama ratusan tahun berdiri dengan PRESTASI MU sejak berdiri ? Saya mendapat kesan seakan-akan MU sedang dibandingkan dengan Persiwa Wamena. 😕

    Fanatisme sepakbola itu terkadang memang buta. Tetapi setidaknya bisa obyektif dengan kenyataan. 🙂

    *bukanpenggemarmadrid*

  5. Edi Psw Says:

    Tapi katanya MU nggak bakal menjual Ronaldo, bahkan Ferguson bakal mengundurkan diri jika Ronaldo dijual.

  6. hamsin Says:

    aduh penggemar bola juga ya slam

  7. Robert Manurung Says:

    @ rapper
    @ Edi PPsw

    Akur. Bravo MU.

    @ hamsin

    salam juga kawan. aku sudah jadi “gilbol” sejak kecil. Dan aku ngefans pada MU sejak era Erick Cantona.

    @ goldfriend

    Aku paham maksudmu pren, supaya tetap obyektif kendati jadi penggemar fanatik. Tapi sayang, semua yang Anda kritik tidak menyentuh “kedalaman” yang dimengerti oleh para penggemar sepakbola sejati.

    Yang pokok, olahraga profesional memang diawali dengan “kultur” sirkus, dirintis oleh cabang tenis, dimana sejumlah pemain top dunia dikumpulkan dan kemudian bertanding dalam sejumlah kejuaraan bersifat invitasi. Di sepakbola, hal itu ditiru oleh Real Madrid, namun bedanya mereka tampil dalam kompetisi terbuka yang sudah “menghalalkan” profesionalisme.

    Aku tidak membenci Real Madrid, tapi memandangnya rendah, karena sepanjang sejarahnya tetap bertahan sebagai rombongan sirkus. Roh Real Madrid adalah uang, sementara Ajax, MU, AC Milan sudah menjelma menjadi semacam “lembaga kebudayaan” di dunia sepakbola, di mana uang bisa dinomorduakan dibanding integritas dan kehormatan seorang profi.

    Aku akan gunakan kasus Beckham dan Nistelrooy dengan cara terbalik dari tendensi Anda. Beckham dijual sangat murah ke Real Madrid karena dia sudah jadi “duri dalam daging”, sudah lebih mementingkan publisitas daripada komitmennya sebagai seorang pemain sepakbola profesional. Padahal, waktu itu Beckham adalah mesin pencetak uang nomor satu di MU. Tapi demi keutuhan tim dan integritas MU, Becks dilego dengan harga murah.

    Kasus Nistelrooy hampir sama. Dia sudah tumpul karena semua bek di Inggris telah hapal trik-triknya. Tapi sayang, dalam keadaan begitu dia tidak koreksi diri, namun malah menyalahkan rekan-rekannya sehingga kehadirannya dalam tim sudah berubah jadi “racun”. Tidak ada ampunan, dia pun dijual ke Madrid dengan harga murah.

    Dan lihat kebaikannya buat MU, kepergiaan Beckham dan Nistelrooy memberi ruang tumbuh yang sehat dan leluasa buat Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, dll. Dan…MU juara Liga Champion lagi tanpa Becks dan Nistelrooy.

    Mengenai fakta bahwa MU baru 3x juara Liga Champion, sedangkan Madrid sudah 9 kali, itu benar. Tapi lihat dong cara meraihnya, Madrid dengan uang, uang, dan uang. Sedangkan MU berjaya dengan mengandalkan mayoritas pemain binaan sendiri, dengan proses tumbuh bersama, dan penghargaan yang tinggi pada manusia sebagai manusia, bukan gladiator atau “ayam aduan”.

    Jadi, ngawur betul kalau ada yang bilang fanatisme sepakbola itu buta. Bahwa ada fanatisme yang buta itu mah terjadi di mana-mana, termasuk agama, tapi jangan lantas menganggap para pecinta sepakbola sebagai orang-orang yang dungu.

    FYI , kajian utama para filsuf moderen adalah fenomena sepakbola. Karena dilihat dari satu aspek, sepakbola adalah salah satu kearifan peradaban moderen : mentransformasi naluri dan tradisi berperang suku-suku purba menjadi sebuah perang virtual–di mana “pembunuhan” terjadi berulang-ulang, tapi hanya menimbulkan kematian bersifat mental.

    Bayangkan kalau paradigma ini dipahami oleh saudara-saudara kita yang mengamuk dengan pentungan bambu itu; pasti bakalan asyik melihat FPI dan AKKBB “berperang” dalam wujud game online hehehe….

    Peace

  8. Jenderal Says:

    tunggu aja kejutan-kejutan lainnya…..
    lliga masih lama kok….

    apapun bisa terjadi….

  9. hilda alexander Says:

    Kenapa yang diangkat selalu ujung tombak (forwarder) ya? Bagi MU, tak masalah kehilangan CR. MU semestinya merasa kehilangan jika pemain sekaliber Ryan Giggs justru yang hengkang? Gol-gol indah David Beckham, Wayne Rooney, Paul Scholl, dan striker lainnya sebagian besar adalah assist dari Ryan Giggs…..

    Jadi, menurut saya, “Let CR go”…..

  10. kucingkeren Says:

    ronaldo bakal kyk beckham gak ya?? gayanya itu lho bikin kesel, Inggris gak masuk putaran final euro..huh…

  11. baruna Says:

    menurutku, klo cr7 pengen tampil konsistern mending di mu 5 tahun ke depan..klo ri madrir paling 3 tahun habis itu dijual..karena real hanya membeli pemain yang lagi bersinar saja…iya kan???

  12. zoel chaniago Says:

    dah jadi ya dia ke madrid

  13. arifrahmanlubis Says:

    david villa kemana ya?

    manstabs terus dia mainnya

    (cuma nonton spanyol, hehehe)

  14. rangga Says:

    kemana cr7 pergi masih tanda tanya, yang pasti siap2 aja dengan kejutannya, tapi saya se7 dengan mas baruna, madrid cuman tau jadi az, kurang kreatif, coba contoh kaya’ barca or MU bahkan ajax yang bisa menggodok pemain muda berbakat. ya ga’…? salam bwt para milanisti…

  15. sigit Says:

    CR7 jgn djual donk??????????????????klo dijual w akan hengkang dr MU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  16. imad Says:

    ayo donk hleb jgn pindah………….krn nta ga da model rambut yg bisa gw tiru…………..

  17. iwan Says:

    w sk sm benitez…………………

  18. Asasta Says:

    OoOoO…..CR7 Jangan Pkrkan Uang,Uang bisa Ngehancurin Kariermu Sebagai Pesepakbola….Palg Madrid Yang notaben Selalu menghancrkn Pemain-pemain Bintang

  19. jo Says:

    setan merah harus bisa mempertahankan gelarnya n yang jelas semua pemain na karna semunya pemain bagus kok n beli pemain yang keren ya brooooooo

  20. Charlessandro Nesta Says:

    ciayo…bravo Setan Merah…jgn beli Berbatov deh…dia tipikal striker yg malas

    lari…mendingan beli Santa Cruz…atau Aguerro…keren boo…kalo bisa,beli

    juga tuh si Ramos dr madrid…di jamin tokcer deh musim ini n seterusnya…n

    juga cari cadangan buat pelapis Van Der Saar,yg udah mulai

    menua…Akinfeev aja…kiper belia dari Rusia yg tampil cemerlang di EURO…

    Salam buat MU mania di seluruh Indonesia…BRAVO sepakbola…!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: