99,72 % Panggilan Darurat Ambulan di Medan : Palsu!

KALAU saja orang Medan punya selera humor seperti pakar kelirumologi Jaya Suprana, mungkin rekor yang satu ini sudah didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI), dan lebih bagus lagi sekalian ke Guinnes Book of Record. Yaitu : orang Medan sebagai warga kota paling iseng di dunia !

Janganlah buru-buru menuding klaim ini, sebagai bentuk kebanggaan yang berlebihan atau chauvinisme orang Medan, pren. Malahan sebaliknya, ini adalah fakta yang sungguh memalukan. Mencerminkan sebuah kota besar yang suntuk dan tak terpimpin.

Simak fakta berikut ini, sambil belajar mengenai sifat-sifat khusus atau keunikan Medan, yang tak ada duanya di seluruh dunia. Selama bulan Juli 2008, dari 2.507 jumlah panggilan darurat layanan ambulan 118 Medan, 99,72 persen merupakan panggilan palsu dan tidak jelas. Hanya 0,82 persen yang benar-benar membutuhkan mobil tersebut.

Kok bisa sih warga sebuah kota sampai seiseng itu ?

“Dari 2.507 telepon yang masuk , hanya tujuh yang memerlukan layanan kesehatan.Tujuh panggilan itu hanya empat kasus yang ditangani PMI,” kata koordinator pelayanan ambulan 118 Medan, M. Fitri Rahmandana, di Medan, baru-baru ini.

Ia mengatakan, kesadaran masyarakat mengenai manfaat layanan bantuan kesehatan ambulan darurat melalui nomor 118 masih sangat kurang. Masyarakat belum menyadari bahwa keisengan mereka bisa mengganggu kelancaran pelayanan ambulan bagi yang benar-benar membutuhkan, bahkan secara tidak langsung dapat menyebabkan kematian orang lain.

“Seharusnya masyarakat serius melakukan pemanggilan telepon layanan kesehatan ini. Puncak panggilan palsu itu terjadi pada saat peluncuran Call Center 118 dengan telepon 191 panggilan telepon palsu. Setelah itu panggilan palsu mulai menurun,”katanya.

Ia menyebutkan, nomor telepon 118 dapat digunakan masyarakat secara serius, karena layanan darurat itu ditujukan bagi mereka yang membutuhkan pertolongan.

“Petugas layanan darurat merasa sering dikerjai, karena banyaknya laporan yang masuk, namun tidak ada kejadian,” katanya.

Dia berharap orang yang iseng agar menghentikan kebiasaan buruknya, sebab nomor telepon yang sering berbuat iseng tidak akan digubris lagi.

“Telepon yang masuk akan didata, apabila sudah tiga kali laporan itu palsu selanjutnya tidak akan dilayani meskipun laporan tersebut benar-benar membutuhkan layanan darurat,”katanya. Wah, gawat!

Apa tidak sebaiknya dibuat UU atau Peraturan Daerah untuk melindungi pelayanan umum semacam 118 dari gangguan orang iseng ? Bagaimana kalau pelakunya dihukum mencuci mobil ambulan setiap hari selama tiga bulan?

Tag: , , , ,

10 Tanggapan to “99,72 % Panggilan Darurat Ambulan di Medan : Palsu!”

  1. Sawali Tuhusetya Says:

    kekekeke😆 bener sebuah prestasi kota medan, bung robert. jangan2 saudara2 di medan memang sudah mulai suka iseng untuk menggoda para petugas ambulans, haks …. gejala apa ini, bung robert

  2. sitijenang Says:

    kurang penyaluran kreatifitas yg berlebih, barangkali.

  3. Ojek Says:

    “apakah saya sudah sampei medan”?..coba kau liat dompet kau lai apakah masih ada…kalau sudah tak ada nah sampai lah kau di medan..kata kondektur bus.

  4. Sitorus Par Lobam Says:

    kapan lagi negara ini maju. kalau orang2nya pada iseng begitu…
    sadarlah hoii orang2 iseng, itu semua tak ada gunanya, malah akan merugikan…

  5. Menggugat Mualaf Says:

    saya orangnya juga suka iseng sih, tapi ga pernah kepikiran isengin layanan publik gitu.. hehehe..😀

    konon emang susah sekali mengajari bangsa ini bang. kenapa ya?😦

  6. chandra Says:

    Seru juga tuh, selain Ambulan apalagi ya yang sering dikerjain di medan sana ?

  7. anakbekasi Says:

    Di Melbourne, setau saya berbuat iseng seperti itu bisa di denda sampai $1500.

  8. hoosnie Says:

    emang kerja klen gada taubat klen, iseng boleh tp jgn telalu

  9. maia Says:

    iseng-iseng ini dah jauh kok menurun. Anak Medan dah mulai bertambah kesadarannya loh. Sekarang tahun 2009, coba di check ulang boss

  10. hermansyah tanjung Says:

    memang begitu>>> publikasi kepada masyarakat pentingnya ambulans ada dikota medan masayakat harus dikenalkan secara dini mulai dari SD tentang penyakit emergency dan kepada siapa minta bantuan call senter ! kordinasi jalan terus dengan petugas polisi ,pemadam, rumah sakit dan intansi terkait lainnya, petugas ambualn juga dikenalkan ilmu- ilmu kegawat daruratan.. maju terus kota medan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: