Selamat Hari Raya Idul Fitri (Terutama Buat 72.000 Anak TKI di Malaysia yang Tak Bersekolah)

Sebagai sesama anak bangsa, dan selaku umat beragama yang toleran, aku ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada saudara-saudaraku yang beragama Islam. Semoga keceriaan dan kebersamaan di hari Lebaran ini akan terbawa dalam kehidupan kita bersama di hari-hari mendatang.

Dan khusus kepada 72.000 anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, yang tidak dapat mengenyam pendidikan sebagaimana mestinya; semoga kalian dapat menikmati sedikit keceriaan di hari raya ini. Bersabar dan berdoalah, semoga terbentuk pemerintahan yang lebih beradab di Malaysia dan Indonesia; agar kalian diperlakukan selayaknya sebagai anak manusia; bukan sekadar anak TKI.

Ucapan Selamat Lebaran aku sampaikan pula kepada saudara-saudaraku yang hidup di pengungsian, yaitu sekitar 40.000 pengungsi tsunami dari Aceh–yang kini terlunta-lunta sebagai buruh kasar di Malaysia. Juga kepada para pengungsi akibat kerusuhan di Ambon, Poso, Timor Timur, dan para korban semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo. Adukanlah kepada Tuhan jeritan batin kalian, agar Indonesia bisa menjadi tempat hidup yang layak, aman, dan damai.

Selamat Hari Raya Idul Fitri, aku sampaikan kepada Habib Rizieq Shihab dan Ryan, serta semua warga Indonesia yang terpaksa merayakannya di balik jeruji besi; baik akibat kesalahannya sendiri ataupun lantaran menjadi korban ketidakadilan. Semoga pengalaman di penjara membuahkan hikmah dan kearifan untuk lebih menghargai kehidupan dan kemanusiaan; yang nota bene bersumber dari illahi jua.

Dan tak lupa pula, aku sampaikan penghargaan yang tulus kepada ribuan orang di seluruh Indonesia yang tak dapat berkumpul bersama keluarga di hari raya ini, lantaran menjalankan tugas demi kepentingan umum. Para petugas polisi, penjaga pintu kereta api, penjaga pintu air, dokter jaga dan paramedis, penjaga mercu suar, pengawas gunung berapi, para tentara kita di perbatasan, dan siapa saja yang tetap menjalankan tugas di hari Lebaran ini; terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan Anda semua.

Khusus kepada Anda semua, pengunjung blog ini; baik yang nyasar maupun para pengunjung setia; mohon dimaafkan sekiranya ada artikel atau tanggapanku yang kurang berkenan di hati Anda. Sesungguhnya, tidak ada niatku melukai hati Anda, namun memang sulit dihindari terjadinya ketersinggungan atau sakit hati di blog yang kritis dan provokatif ini.

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Robert Manurung

Tag: , , , , , , , , , , , ,

6 Tanggapan to “Selamat Hari Raya Idul Fitri (Terutama Buat 72.000 Anak TKI di Malaysia yang Tak Bersekolah)”

  1. fauzansigma Says:

    betul pak robert.. mereka wajib kita support, terutama pada saat2 kita sebagian besar penduduk indonesia ini bersuka cita, dan tidak tahu betapa buanyaknya sodara2 kita sebangsa setanah air yg terbengkalai dan tidak bisa menikmati sebuah kebahagiaan kecil di bln ramadan..

    saya juga mengucapkan, mohon maaf lahir batin Pak Robert..

  2. Singal Says:

    Hmmm…mereka jangan kita lupakan!

  3. Robert Manurung Says:

    @ fauzansigma

    selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan batin, Bung Fauzan.

    Aku sekadar mengingatkan, bahwa tanpa mengurangi kegembiaan di hari raya ini alangkah baiknya kita ingat sodara-sodara kita yang sedang tak beruntung. Seandainya ini mengganggu kesenangan kawan-kawan yang sedang berpesta, aku mohon maaf lagi, mumpung masih Lebaran hehehe…

    @ Singal

    Itulah intinya, Pak Katua. Tapi, aku agak kuatir juga, jangan-jangan ini dianggap mengganggu keasyikan pren-pren kita yang sedang mereguk kegembiraan hari raya ini…

    Horas.

  4. fikriakbar Says:

    TAQOBALLAHU MINNA WAMINKUM. DI HARI YANG FITRI INI MARI KITA JAGA KESUCIAN HATI MENUJU KEMENANGAN SEJATI. http://fikri-akbar.co.cc

  5. fauzansigma Says:

    @ bang robert: justru ini menjadi refleksi bung, ketika kita bersenang-senang, termakan oleh suasana kegembiraan di hari kemenangan, dan kemudian memang bangsa ini masih memaknaii idul fitri dengan metode konvensional, hura-hura eksistensialis tanpa tahu substansi idul fitri itu sendiri.. kalo memang benar2 kembali ke fitrah, sy pikir bangsa ini akan menjadi lebih baik.. dan tidak ada sodara2 kita yang ditelantarkan..

  6. Robert Manurung Says:

    @ fauzansigma

    Aku sependapat denganmu Bung Fauzan. Terima kasih untuk supportnya. Sangat berarti buatku.

    Salam Merdeka!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: