Sudah 360 Orang Tewas Dalam Perjalanan Mudik

Perjalanan mudik lebaran tahun ini makin memperjelas, sikap yang menganggap kesusahan dalam perjalanan mudik lebaran sebagai romantisme tersendiri sesungguhnya adalah fatalisme yang harus dicegah. Tumpang tindih dengan buruknya fasilitas transportasi dan tiadanya “manajemen” arus mudik yang komprehensif. Tapi, mana ada yang peduli ?

TINGGINYA angka kecelakaan lalu lintas pada arus mudik dan balik Lebaran, selain karena jalan raya yang terlalu padat dengan berbagai jenis kendaraan, juga akibat pengguna jalan lalai, tidak profesional, tidak mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak menghormati pengguna jalan lain.

“Faktor lain, karena para pengendara tidak menggunakan jarak aman antarkendaraan yang ideal, serta mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi. Padahal, jika hal itu dipatuhi akan dapat mengurangi terjadinya kecelakaan,” kata Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, menjawab SP di Jakarta, Sabtu (4/10) pagi.

Ketidakhati-hatian dan keganasan pengemudi di jalan raya menyebabkan nyawa manusia seakan tidak ada harganya, terbukti dalam seminggu sebelum Lebaran hingga hari ketiga Lebaran di seluruh Indonesia 360 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas.

Operasi Ketupat yang digelar di seluruh Indonesia menjelang Idul Fitri berhasil menindak 29.672 pelanggar lalu lintas. Pelanggaran terbanyak dilakukan oleh pengguna sepeda motor yaitu 19.672 kasus, mobil penumpang 6.390 kasus, bus 935 kasus dan mobil beban 2.423 kasus, namun kenyataannya jumlah korban yang tewas jumlahnya sangat memprihatinkan yaitu 360 orang.

“Kurun waktu Operasi Ketupat untuk insiden total kecelakaan lalu lintas mencapai 836 kasus dengan korban luka berat 451 orang, luka ringan 752 orang dan kerugian materiil Rp 561 juta, dan tercatat 115 kaksus tabrak lari,” ujar Kepala Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Pol Abu Bakar Nataprawira Jumat (3/10).

Secara umum menurut Tulus, pemerintah telah berupaya mengurangi potensi terjadinya kecelakaan dengan memberikan fasilitas memadai, baik sarana maupun prasarana yang lebih baik pada segala jenis moda transportasi umum.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Departemen Perhubungan yang menjabat sebagai Ketua Posko Harian Lebaran Terpadu Dephub 2008, Iskandar Abubakar mengatakan, terjadinya kecelakaan umumnya didahului oleh pelanggaran. “Banyak kejadian bisa dikatakan sebagai human error,” katanya.

Menteri Perhubungan Jusman Safii Djamal pada hari-hari menjelang mudik Lebaran sudah mencanangkan untuk menurunkan jumlah korban kecelakaan lalu lintas ini.

Dia menargetkan, jika pada tahun 2007 dari setiap 15 kecelakaan yang meninggal satu orang, maka di tahun 2008 diharapkan bisa diturunkan hanya satu orang meninggal setiap terjadi 30 kecelakaan. Kenyataannya hal itu tidak tercapai, bahkan sangat mengerikan karena dalam 7 hari, 360 orang meninggal atau rata-rata 51 orang meninggal setiap hari.

Kecelakaan Motor

Di wilayah Polda Jabar hingga hari ke-9 pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya, kecelakaan lalu lintas sudah merenggut 81 korban jiwa. Terbanyak di jalur alternatif yaitu 40 orang, sedangkan di jalur pantai utara 25 korban meninggal. Paling sering itu kecelakaan motor,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Dade Achmad, di Bandung, Jumat (3/10).

Di Bali angka kecelakaan lalu-lintas pemudik Lebaran dapat dikatakan rendah. Kecelakaan terjadi pada pemudik yang memakai sepeda motor yakni terjadi lima kecelakaan, dua orang meninggal dan dua orang luka-luka.

Di Sumut tingkat kecelakaan lalu lintas pada musim mudik Lebaran tahun ini meningkat 40% dibanding tahun lalu. Kapolda Sumut Irjen Pol Nanan Soekarna, mengatakan 24 September-1 Oktober, terjadi 61 kecelakaan dengan korban 127 orang, 36 orang tewas. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2007 yakni sebanyak 43 kasus kecelakaan dengan 105 jumlah korban, 22 meninggal, 50 orang luka berat dan 33 lainnya luka ringan.

Dari Yogyakarta dilaporkan jumlah kecelakaan lalu lintas di sana 36 kasus, 9 orang meninggal, 37 luka berat, dan 22 luka ringan. Di jalan tol Jakarta-Merak kecelakaan menyebabkan tujuh orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.

Sumber : situs Suara Pembaruan

Judul asli : Arus Mudik dan Balik Lebaran, Korban Terus Berjatuhan

Tag: , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: