Posts Tagged ‘muchdi pr’

Munir, Cahaya Yang Tak Pernah Padam (2)

12 November, 2008


Pagi itu aku menghadapi kenyataan yang menyakitkan. Benarlah dugaanku bahwa ada yang aneh pada kematian Munir. Hasil otopsi itu menjelaskan dengan gamblang bahwa kematian almarhum adalah lantaran racun arsenik. Racun itu ditemukan di lambung, urine, dan darahnya.

Ternyata dia memang dibunuh…!

Oleh: Suciwati**

DUA bulan kemudian, tepatnya 11 November 2004, Rachland dari Imparsial menghubungiku. Dia mengabarkan ada wartawan dari Belanda ingin mewawancarai. Dia juga bertanya, apakah aku sudah mengetahui hasil otopsi yang dilakukan pihak Belanda terhadap almarhum Munir. Hasil otopsi itu kabarnya diserahkan kepada pemerintah Indonesia melalui Departemen Luar Negeri.

Aku berharap teman-teman memiliki jaringan ke Departemen Luar Negeri. Tapi, rupanya tidak. Aku pun menelepon 108 –nomor informasi—untuk meminta nomer telepon kantor Departemen Luar Negeri. Teleponku ditanggapi seperti ping-pong. Dioper sana-sini. (more…)

Muhammadiyah Gelar Forum Antikekerasan Agama

24 Juni, 2008

Diskusi The Second World Peace Forum diikuti oleh 110 tokoh dunia, dan 120 tokoh nasional. Bakal digelar di Hotel Sultan, Jakarta, 24-26 Juni ini; diskusi akan dihadiri para tokoh agama, politikus, ekonom, dan cendekiawan.

Oleh : Robert Manurung

Ada tiga langkah progresif yang dilakukan Muhammadiyah dalam waktu belakangan ini. Semuanya menunjukkan kecenderungan yang signifikan bahwa ormas Islam ini sekarang lebih membuka diri terhadap pluralisme, dan proaktif membangun dialog antaragama dan antarkebudayaan. Alhasil, kita seperti melihat sosok Gus Dur yang melembaga, dan lebih canggih, dalam organisasi Muhammadiyah. (more…)

Munir Dibunuh Karena The X-Files ?

24 Juni, 2008

Oleh : Robert Manurung

SELAMA hampir empat tahun, sejak Munir dikabarkan meninggal dunia pada 7 September 2004, aku selalu berpendapat : pembunuhan itu tidak perlu. Dan aku benar-benar heran, kok ada orang atau kelompok yang merasa terancam dengan sepak terjang Munir sebagai aktivis HAM. (more…)

Muhammadiyah Ogah Menjamin Muchdi Pr

24 Juni, 2008

Nasib tragis Munir, aktivis yang mempertaruhkan nyawanya demi memperjuangkan hak asasi para korban penculikan dan orang hilang–termasuk Wiji Tukul yang hingga detik ini masih raib; rupanya tidak menimbulkan sedikit pun rasa iba dan empati pada tokoh-tokoh pejuang keadilan seperti M.Luthfie Hakim, Mahendradatta, dan Zaenal Ma’arif. How come ?

Oleh : Robert Manurung

APA hubungan organisasi keagamaan dengan mantan komandan Kopassus dan pejabat badan intelijen ? Pertanyaan ini bukan mengada-ada atau bermaksud mendiskreditkan phak mana pun.Munculnya keheranan ini dipicu pernyataan tim pengacara Mayor Jenderal (Purn) Muchdi Pr, bahwa mereka akan meminta Muhammadiyah dan NU menjamin penangguhan penahanan tersangka kasus pembunuhan Munir itu. (more…)